4 Penyiar Radio di Kulon Progo Positif Covid-19, Tertular dari Narasumber

Kompas.com - 23/11/2020, 20:43 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

KULON PROGO, KOMPAS.com -Sebanyak empat penyiar salah satu stasiun radio di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, terjangkit virus corona.

Penularan Covid-19 ini terkait dengan klaster perkantoran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kulon Progo.

Keempat penyiar itu, dua asal Kulon Progo, dua lagi dari luar kota. Mereka jalani isolasi mandiri.

"Empat itu, satu asal Sleman, satu Bantul dan dua Kulon Progo," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati di kantornya, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Sejak Klaster Dukcapil, Sekitar 200 Swab Dikumpulkan Tiap Hari di Kulon Progo

Kasus positif para penyiar ini diduga berawal dari sebuah talkshow radio yang menghadirkan seorang narasumber dari Dukcapil.

Setelah klaster ini muncul ke permukaan, hasil penelusuran penularan mengarah ke stasiun radio.

Gugus Tugas pun mengambil sampel swab salah satu penyiar pekan lalu, hasilnya positif.

Setelah ditelusuri kontak erat sang penyiar, didapatkan tiga penyiar lain yang positif Covid-19.

"Semua penyiar sudah kami swab. Penyiarnya banyak karena ada yang freelance. Kami sudah tracing dan swab. Mereka yang kontak di hari itu rapid reaktif dan hasil positif," kata Baning.

Baca juga: Sebelas Tenaga Kesehatan RS Rujukan Kulon Progo Positif Covid-19, Pasien Di-Swab dan Dipindahkan

Stasiun radio ini menutup aktivitas, tapi tetap mengudara. Gugus Tugas memanfaatkan waktu ini untuk mendisinfeksi stasiun radio.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Regional
Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Regional
Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Regional
Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Regional
Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Regional
Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Regional
Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X