Konten Aksara Sunda Harus Diperbanyak, agar Terdaftar Domain Internet

Kompas.com - 23/11/2020, 20:04 WIB
Warga menulis aksara Sunda di atas kain saat pemecahan Original Rekor Indonesia (ORI) di Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Jumat (21/9/2018). Penulisan aksara Sunda sepanjang 385 meter berhasil memecahkan rekor ORI yang bertujuan untuk melestarikan aksara Sunda di Indonesia. ANTARA FOTO/M Ibnu ChazarWarga menulis aksara Sunda di atas kain saat pemecahan Original Rekor Indonesia (ORI) di Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Jumat (21/9/2018). Penulisan aksara Sunda sepanjang 385 meter berhasil memecahkan rekor ORI yang bertujuan untuk melestarikan aksara Sunda di Indonesia.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pegiat aksara Sunda dari Pusat Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda Universitas Padjajaran (PDP-BS Unpad) dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia terus mendorong penggunaan aksara Sunda untuk konten website.

Hal ini penting, sebab semakin banyak penggunaan aksara daerah sebagai konten website, maka semakin besar peluang aksara tersebut bisa didaftarkan sebagai nama domain internet oleh lembaga internet dunia (ICANN).

CRO Pengelola Nama Domain Internet Indonesia Mohamad Shidiq Purnama mengatakan, keberadaan konten-konten beraksara daerah sangat penting untuk bisa meyakinkan ICANN, agar proses pendaftaran aksara daerah bisa berjalan lancar.

Baca juga: Didesain Ridwan Kamil, Geo Theater Rancakalong Jadi Pusat Seni Budaya Sunda di Jabar

"Penggunaan aksara Sunda pada website menjadi syarat penting yang harus dipenuhi agar aksara Sunda bisa didaftarkan dan disahkan oleh lembaga internet dunia," kata Mohamad, melalui rilis ke Kompas.com, Senin (23/11/2020).

"ICANN akan melihat apakah aksara tersebut masih banyak digunakan hingga kini dengan menjaring konten-konten website yang menggunakan aksara daerah."

Untuk itu, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia dan PDP-BS Unpad memperpanjang lomba pembuatan situs web berdomain aksara Sunda hingga 31 Januari 2020.

Baca juga: Purwakarta Bangun Taman Giri Harja, Tempat Baru Pelestarian Budaya Sunda

Lomba website aksara Sunda

Tokoh budaya Sunda Cahyana Ahmadjayadi mengatakan, perpanjangan tersebut agar peserta dapat bertambah, terutama dari masyarakat yang ingin berkontribusi pada pengembangan budaya Sunda.

Ia mengatakan, lomba website tersebut mendapatkan animo tinggi di kalangan masyarakat.

Dari hasil diskusi para pegiat aksara Sunda, diputuskan untuk melakukan perpanjangan masa pendaftaran lomba.

"Perpanjangan pendaftaran lomba ini, untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum berpartisipasi agar bisa ikut mendaftarkan diri," ujarnya.

Setelah lomba ditutup pada 31 Januari 2021, dilanjutkan dengan penjurian akan dilakukan mulai dari tanggal 1 hingga 15 Februari, dan pengumuman akan dilaksanakan tanggal 21 Februari, bertepatan dengan Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Regional
Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Regional
Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Regional
Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Regional
Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Regional
Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Menggantung, Polisi: Masih Mencari Bukti

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Menggantung, Polisi: Masih Mencari Bukti

Regional
Lewat Festival Mtu Mya, Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Lewat Festival Mtu Mya, Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Regional
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Regional
Hubungannya Kian Meruncing, Wali Kota Tegal Adukan Wakilnya ke Polisi

Hubungannya Kian Meruncing, Wali Kota Tegal Adukan Wakilnya ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X