Tekan Kematian akibat Covid-19, Bupati Banyumas: Kalau Ada Gejala Segera Periksa, Jangan Malu

Kompas.com - 21/11/2020, 15:37 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein seusai peluncuran Desa Siaga Komorbid di Balai Desa Danaraja, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (19/10/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein seusai peluncuran Desa Siaga Komorbid di Balai Desa Danaraja, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (19/10/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Achmad Husein meminta masyarakat segera memeriksakan diri apabila memiliki gejala mirip terinfeksi virus corona ( Covid-19).

Hal itu untuk menekan jumlah kasus kematian yang telah mencapai 35 orang.

Sebagian besar kasus kematian akibat terlambat mendapat penanganan medis.

"Rata-rata datangnya telat, karena ternyata masyarakat itu mau pergi ke puskesmas dan rumah sakit malu dikatakan kena Covid-19," ungkap Husein di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Nyaris Tak Terkendali, Bupati Banyumas Minta Warga Pakai Masker di Dalam Rumah

Menurut Husein, selama belum ada vaksin, seluruh orang berpotensi terpapar Covid-19.

Pasalnya, penularan sangat mudah seperti halnya influenza.

"Tidak mungkin tidak kena Covid-19, pasti akan kena. Makanya kalau ada masyarakat bergejala mengarah ke situ, segera periksa ke dokter, Puskesmas atau rumah sakit," imbau Husein.

Husein berjanji, Pemkab akan berupaya menyediakan tes swab, baik PCR maupun antigen yang mudah dijangkau masyarakat.

"Masyarakat jangan takut, jangan malu. Daripada terlambat seperti kemarin ada orang usia 36 tahun, saturasi oksigen sudah di bawah 70 baru datang ke rumah sakit, sehingga kemudian tidak dapat tertolong," ujar Husein.

Baca juga: Permukiman Sekitar Lokasi Longsor di Banyumas Dikosongkan

Untuk mengurangi fatalitas, Husein juga mengaku telah meminta bantuan alat pernafasan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

"Ini tugas berat, tolong sampaikan kepada masyarakat, kalau punya gejala khas, seperti hilangnya indra penciuman, nafsu makan berkurang, enggak usah malu ini Covid-19, segera periksa, lebih cepat tertolong, kalau terlambat risikonya berat," tegas Husein.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X