Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Permukiman Sekitar Lokasi Longsor di Banyumas Dikosongkan

Kompas.com - 19/11/2020, 12:40 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Dony Aprian

Tim Redaksi

BANYUMAS, KOMPAS.com - Permukiman di sekitar lokasi longsor yang menewaskan empat orang dalam satu keluarga di Grumbul Kali Cawang, Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikosongkan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Banyumas Didi Rudwianto mengatakan, lokasi sekitar masih berpotensi terjadi longsor, terutama bila curah hujan tinggi.

"Yang penting dikosongkan dulu, karena longsoran seperti tapal kuda. Tugas kami adalah melindungi dan menyelamatkan masyarakat, nanti ada tim teknis yang turun ke lokasi mengecek masih layak atau tidak untuk hunian," kata Didi, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Satu Keluarga Korban Longsor Banyumas Ditemukan Tewas, Total 4 Orang

Menurut Didi, di kawasan pegunungan Serayu Selatan tersebut memang rawan longsor.

Lokasi permukiman tersebut berada di antara sungai dan tebing yang memiliki kemiringan hingga 60 derajat.

"Banyak batu-batu besar yang menyusun pegunungan. Batu besar tadinya tertutup tanah, tapi lama-lama air hujan menghilangkan lapisan tanah, batuan tidak punya ikatan satu dengan yang lain. Termasuk tumbuhan, ditanami hilang karena kemiringan curam," jelas Didi.

Didi mengungkapkan, kejadian longsor serupa juga pernah terjadi di kawasan pegunungan itu beberapa tahun silam.

"Kejadian ini hampir mirip di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede tahun 2009 atau 2010 yang menewaskan enam orang, terus di Desa Watuagung, Kecamatan Tambak. Lomasi tersebut tidak jauh dari lokasi longsor sekarang," ujar Didi.

Baca juga: Jenazah Kakak Adik Korban Longsor di Banyumas Dimakamkan Satu Liang Lahat

Sementara itu, Kepala Desa Banjarpanepen Mujiono mengatakan, terdapat enam kepala keluarga (KK) yang tinggal di sekitar lokasi longsor telah mengungsi ke rumah sanak saudara yang aman.

Diberitakan sebelumnya, sebuah rumah di Grumbul Kali Cawang, Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, luluh lantak tertimbun longsor, Selasa (17/11/2020) dini hari.

Akibatnya empat anggota keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri atas nama Basuki (55) dan Sugiarti (45) serta kedua anaknya, Lucas (13) dan Yudas (8).

Sugiarti dan dua anaknya ditemukan dalam kondisi tewas, Selasa. Kemudian Basuki juga ditemukan tewas, Rabu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com