4 Batu Meteorit yang Pernah Hebohkan Indonesia, Digunakan Sebagai Cincin Kawin hingga Disimpan di Bagian Sakral Keraton

Kompas.com - 21/11/2020, 14:36 WIB
Ilustrasi meteorit, meteor jatuh ke Bumi ShutterstockIlustrasi meteorit, meteor jatuh ke Bumi

KOMPAS.com- Baru-baru saja publik dihebohkan dengan penemuan batu diduga meteorit yang jatuh di rumah seorang warga di Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Batu meteorit itu dikabarkan jatuh dari atas dan membuat atap seng rumah warga bernama Josua Hutagalung (33) bocor.

Batu itu kini dibeli dan telah diteliti di Amerika Serikat.

Rupanya, penemuan batu meteorit yang menghebohkan tak hanya sekali terjadi di Indonesia.

Kompas.com merangkum benda-benda diduga batu meteorit yang pernah ada di Indonesia:

Baca juga: Harga Batu Meteor Josua Disebut Rp 25 M, Jared Collins: Saat Ini Tidak Ada Meteorit dengan Nilai Seperti Itu

1. Dijadikan cincin kawin pernikahan

Pasangan Satrio Hapsoro dan Karina Syahrudin melangsungkan akad nikah, Minggu (6/10/2019).KOMPAS.COM/DOK TWITTER BIANGKEROK Pasangan Satrio Hapsoro dan Karina Syahrudin melangsungkan akad nikah, Minggu (6/10/2019).
Batu meteorit yang dijadikan cincin kawin sempat menghebohkan warga.

Peristiwa ini terjadi di Purwokerto, Jawa Tengah pada satu tahun silam.

Sang mempelai pria bernama Satrio Hapsoro menikahi pujaan hatinya, Karin dengan sebuah cincin berbahan meteorit.

Pengerjaannya dibantu oleh perajin perhiasan di Desa Pasir Purwokerto.

Rio, sapaan akrab, Satrio memang menyukai bidang astronomi.

Maka ia pun berkomitmen menggunakan batu meteorit untuk cicin pernikahannya.

"Aku sudah lama koleksi meteorit, karena kesukaan di bidang astronomi. Aku punya beberapa jenis meteorit, seperti iron meteorite campo del cielo dan lunar meteorite (dari bulan). Ini ide sudah lama, suatu saat aku menikah, batu meteorit ini yang akan kupasang di cincin istriku," tutur Rio kala itu.

Rio bersama istrinya bahkan meluangkan waktu untuk melihat secara langsung proses pembuatan cincin pernikahan mereka.

Menurut Rio, cincin dengan material meteorit lebih langka dibanding berlian dan dinilai lebih spesial.

Baca juga: Cerita Rio dan Karin, Menikah dengan Biaya Rp 5,6 Juta, Seserahan Sport Bra, Cincin Kawin dari Meteorit

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Regional
Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Regional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Regional
3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

Regional
KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

Regional
Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Regional
Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Regional
Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Regional
Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Regional
Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Regional
Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Regional
Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Regional
UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

Regional
Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Regional
Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X