Remaja Berusia 15 Tahun di Kupang jadi Spesialis Curanmor Dibekuk Polisi

Kompas.com - 21/11/2020, 10:45 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

KUPANG, KOMPAS.com - RR alias R remaja berusia 15 tahun di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dibekuk aparat kepolisian Polsek Kelapa Lima, karena menjadi spesialis pencuri sepeda motor.

Dia ditangkap di rumahnya di tempat pengisian air sumur bor di Jalan Bumi I, RT 001 RW 001, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

"R diketahui merupakan spesialis pencuri sepeda motor di Kota Kupang. Dia ditangkap kemarin," ungkap Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, kepada sejumlah wartawan di Kupang, Sabtu (21/11/2020) pagi.

Penangkapan ini, lanjut Andri, karena adanya laporan dari Bhabinkantibmas kelurahan Oesapa Selatan, Bripka Lodowik Putra Wawo terkait laporan warga masyarakat soal tindak pidana pencurian sepeda motor di Kelurahan Oesapa Selatan.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Petani Pengedar Uang Palsu Rp 353,5 Juta di Kupang

Tim Buser Polsek Kepala Lima bersama bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi kejadian.

Polisi mendapat informasi kalau sepeda motor dicuri R. Saat itu, R sedang di rumahnya.

Tim Buser Polsek Kelapa Lima langsung ke tempat tinggal dan mengamankan R.

Polisi lantas menginterogasi R. Ia pun mengaku, dirinya telah dua kali mencuri dua unit sepeda motor jenis Supra Fit X.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Regional
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X