Dua Korban Banjir Bandang di Kendal Ditemukan Meninggal Dunia

Kompas.com - 20/11/2020, 15:41 WIB
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban. KOMPAS.COM/DOK. TIM SAR KOMPAS.COM/DOK. TIM SARTim SAR gabungan saat mengevakuasi korban. KOMPAS.COM/DOK. TIM SAR

KENDAL, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban hanyut akibat banjir bandang di Desa Duwet, Kecamatan Boja, Kendal Jawa Tengah.

Kedua korban yakni Rudi Waluyo (53) dan Nadia Ruli Puspita (25) ditemukan meninggal dunia, Jumat (20/11/2020).

Rudi Waluyo ditemukan di sekitar Sungai Gendengan Boja kurang lebih 4 kilometer dari lokasi kejadian.

Sementara Nadia Ruli puspita (25) ditemukan tak jauh dari penemuan jenazah ayahnya sekitar jam 14.00 WIB.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Boja Kendal, 2 Orang Tewas Terseret Air

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya mengatakan, korban merupakan warga Desa Kedungsari, Kecamatan Singorojo, Kendal.

“Kami mengucapkan  terimakasih atas kerjasama tim SAR gabungan sehingga kedua korban cepat kita temukan,” kata Yahya kepada wartawan, Jumat.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang akibat luapan Sungai Blorong menerjang puluhan rumah di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (19/11/2020) malam.

Baca juga: Pasar Weleri Terbakar, Pemkab Kendal Siapkan Pasar Darurat untuk Pedagang

Sungai itu meluap setelah Kendal dan sekitarnya diguyur hujan sepanjang hari.

Dika Komaru, warga Desa Boja, Kecamatan Boja, mengatakan air mengalir deras usai maghrib.

Ketinggian air yang masuk rumah mencapai 1,5 meter.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Regional
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X