Fakta Pencurian Kain Gorden Senilai Rp 1,49 Miliar di Sumedang, Dicuri Eks Karyawan hingga 9 Kali Beraksi

Kompas.com - 20/11/2020, 15:05 WIB
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat gelar perkara tindak pidana pencurian, di Mapolres Sumedang, Jumat (20/11/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHKapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat gelar perkara tindak pidana pencurian, di Mapolres Sumedang, Jumat (20/11/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Polisi mengamankan tiga pelaku pencurian kain gorden senilai Rp 1,49 miliar di Kabupaten Sumedang. Mereka adalah Asep Andriansyah, Soni Somantri, dan Taufik Hidayat.

Para pelaku adalah mantan karyawan CV Jaya Abadi yang ada di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang lokasi pencurian kain gorden.

Saat beraksi, tiga pelaku tersebut bekerja sama dengan seorang sekuriti bernama Mugni Kurnia Awan, dan dua pegawai lainnya yaitu Andi Sukandi, Asep Suherman.

Selain mereka berenam, polisi juga mengamankan Ujang Kusnadi seorang sopir dan seorang penadah bernama Elan Setiawan.

Baca juga: Di-PHK, 3 Eks Karyawan dan Orang Dalam Sekongkol Curi Kain Gorden Senilai Rp 1,49 M

Lakukan 9 kali pencurian

Pencurian kain gorden senilai Rp 1,49 miliar sudah dilakukan sejak Maret 2020 atau sejak tiga pelaku dipecat oleh perusahaan.

Aksi pencurian tersebut baru diketahui pada bulan November 2020. Selama 8 bulan beraksi, mereka telah sembilan kali melakukan pencurian,

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kawanan ini telah melakukan pencurian terhitung sebanyak sembilan kali, sejak bulan Maret lalu," ujar Kapolres Sumedang AKBP EKo Prasetyo Robbyanto saat jumpa pers di Mapolres Sumedang, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Bupati Sumedang Tanggapi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah

Eko menjelaskan pencurian kain gorden selalu dilakukan saat malam hari. Jika situasi aman, sekuriti perusahaan akan menghubungi tiga mantan karyawan.

Lalu mereka masuk ke dalam gudang dan dibantu dua karyawan aktif, mereka memindahkan kain gorden.

"Saat situasi aman, sekuriti menghubungi ketiga mantan karyawan ini. Kemudian mereka masuk ke dalam perusahaan dan dibantu dua pegawai lainnya mengangkut kain gorden ke dalam mobil," tutur Eko.

Baca juga: Gara-gara Percikan Tungku Api Pabrik Tahu Sumedang, Sebuah Rumah Terbakar

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X