Video Viral Puluhan Pegawai Dinkes Berjoget Abaikan Protokol Kesehatan, Kadinkes Banjarmasin: Itu Hanya Spontanitas

Kompas.com - 16/11/2020, 09:49 WIB
Tangkapan layar IG Dinkes Banjarmasin yang memperlihatkan puluhan pegawai berjoget dan mengabaikan protokol kesehatan pada peringatan HKN pada, Sabtu (14/11/2020). Dok. Instagram Dinkes BanjarmasinTangkapan layar IG Dinkes Banjarmasin yang memperlihatkan puluhan pegawai berjoget dan mengabaikan protokol kesehatan pada peringatan HKN pada, Sabtu (14/11/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Video puluhan pegawai Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin berjoget dan mengabaikan protokol kesehatan saat acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) viral di media sosial.

Terkait viralnya video tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi meminta maaf.

Menurut dia, acara joget itu spontan dilakukan saat pemberian door prize atau hadiah kepada tenaga kesehatan yang selama ini berjuang menangani pasien Covid-19.

"Saya meminta maaf atas kejadian itu, barangkali dinilai tidak patut. Itu hanya spontanitas," ujar Machli Riyadi dalam keterangan yang diterima, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Banjarmasin Segera Buka Belajar Tatap Muka, Simulasi Dilakukan di 4 SMP

Machli juga membantah bahwa acara joget tersebut berlangsung cukup lama.

"Secara spontan memang ada satu buah lagu mengekspresikan kegembiraan di Hari Kesehatan Nasional ini," jelasnya.

Acara peringatan HKN yang digelar pada Sabtu (14/11/2020) itu, kata Machli, Dinkes Banjarmasin hanya bermaksud memberikan penghargaan kepada semua tenaga medis yang berjuang menangani Covid-19.

"Mereka bekerja dari bulan Februari dan hingga sekarang terus bekerja hingga Banjarmasin kurva penularan Covid-19 sudah menurun," pungkasnya.

Baca juga: Negatif Covid-19, Jenazah Dewan Hakim MTQ Dipulangkan ke Banjarmasin

Diberitakan sebelumnya, video puluhan pegawai Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin beredar luas dan viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 5 menit itu, terlihat puluhan pegawai berjoget mengikuti lantunan lagi dangdut tradisional dan mengabaikan protokol kesehatan, terutama tidak menjaga jarak.

Uniknya, video itu justru diunggah oleh akun Instagram resmi Dinas Kesehatan Banjarmasin.

Warganet pun langsung menyerbu kolom komentar dan menyoroti acara itu.

Tak lama setelah mendapat sorotan dari warganet, video itu kemudian dihapus oleh admin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X