Fakta-fakta Sidang Pleidoi Jerinx, Tangis Sang Ibu, Kehadiran Dokter Tirta hingga Janji Bijak Bermedsos

Kompas.com - 11/11/2020, 05:45 WIB
Jerinx saat keluar dari ruang sidang kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis (10/9/2020) 
Tribun Bali/I Wayan Erwin WidyaswaraJerinx saat keluar dari ruang sidang kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis (10/9/2020)

KOMPAS.com - I Gede Ari Astina alias Jerinx menjalani sidang pleidoi kasus "Kacung WHO" di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (10/11/2020).

Sejumlah kejadian menarik muncul sejak sebelum sidang dimulai.

Antara lain tangisan haru sang ibunda, kedatangan dokter Tirta pada sidang Jerinx, dan janji Jerinx dalam pleidoinya.

Baca juga: Tangis Ibunda Saat Jerinx Bersujud dan Mencium Kakinya

Cium kaki ibu

Jerinx bersujud di kaki ibunya di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020).Kompas.com/ Imam Rosidin Jerinx bersujud di kaki ibunya di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020).
Kehadiran ibunda di persidangan merupakan dukungan moral bagi Jerinx.

Sebelum sidang, Jerinx bahkan bersujud di kaki ibundanya dan mencium kakinya.

Ibunya tak bisa menahan air mata hingga suasana ruang sidang menjadi haru.

"Ya senang sekali ibu saya datang. Saya anak tunggal ya senang sekali, dukungan yang sangat bagus," tutur Jerinx, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Kekhawatiran Dokter Tirta Jika Jerinx Dipenjara 3 Tahun: Laporan di Cyber Crime Jadi Membeludak

Influencer Tirta Mandira Hudhi  di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020). Kompas.com/ Imam Rosidin Influencer Tirta Mandira Hudhi di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020).
Dukungan dokter Tirta

Tak hanya sang ibu, sidang juga dihadiri influencer dr Tirta Mandira Hudhi.

Dokter Tirta datang untuk memberi dukungan moral kepada penggebuk drum SID itu.

Menurutnya, tuntutan jaksa terkait hukuman tiga tahun penjara bagi Jerinx terlalu berat.

"Salah enggak salah. Menurut saya, okelah dipenjara, tapi enggak tiga tahun. Karena dia masih punya hidup dan masa orang dipenjara tiga tahun karena pemilihan frasa," kata dr Tirta.

Dia meminta majelis hakim mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan jika tuntutan jaksa dikabulkan.

"(Tuntutan) hukuman tiga tahun (penjara) terlalu berat. Ini kan belum vonis, jadi harapannya hakim memikirkan impact (dampak) dan apa yang dilakukan Jerinx seperti kegiatan sosial," kata Tirta.

Tirta memprediksi akan semakin banyak laporan masuk terkait salah kata dan bicara jika tuntutan hukuman bagi Jerinx disetujui.

"Itu mungkin akan membuat laporan di cyber crime jadi membeludak dan itu memperberat kerja teman kepolisian," kata dia

Baca juga: Hadir di Persidangan Jerinx, Dokter Tirta Sebut Tuntutan 3 Tahun Penjara Terlalu Berat

Janji bijak bermedsos

Jerinx di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020).Kompas.com/ Imam Rosidin Jerinx di PN Denpasar, Selasa (10/11/2020).
Dalam sidang kali ini, Jerinx berkesempatan membuat pleidoi atau menyampaikan pembelaan.

Salah satunya ialah dia mengakui kesalahan dan berjanji tidak mengulangi.

"Saya juga berjanji tak akan mengulangi perbuatan yang sama, tak akan membuat gaduh pihak-pihak yang merasa diganggu oleh saya. Saya juga berjanji akan lebih bijaksana dalam memakai media sosial," ujar Jerinx.

Besar harapan Jerinx bahwa dirinya hanya divonis hukuman percobaan sehingga tidak perlu menjalani hukuman penjara.

Alasannya, Jerinx merupakan satu-satunya laki-laki yang menjaga keluarganya.

"Jika misalnya saya divonis bersalah, saya mohon dengan sangat agar bisa diberikan hukuman percobaan atau tahanan rumah," kata Jerinx.

Baca juga: Fakta Jerinx Dituntut 3 Tahun Penjara, Curiga Pesanan hingga Tuntutan Dianggap Rancu

 

Jerinx usai mengikuti persidangan kedua di gedung dirkrimsus Polda Bal, Selasa (22/09/2020) Robinson Gamar Jerinx usai mengikuti persidangan kedua di gedung dirkrimsus Polda Bal, Selasa (22/09/2020)
Pembelaan Jerinx

Jerinx juga menjawab tudingan-tudingan yang membuat dirinya tersudut.

Misalnya, alasannya walk out adalah untuk mendapatkan keadilan.

Kemudian terkait tudingan meresahkan masyarakat. Menurutnya, justru muncul beberapa gerakan yang mendukung dirinya.

"Dinyatakan saya meresahkan, yang jadi pertanyaan besar adalah masyarakat yang mana? Apakah sudah ada survei, statistiknya, apakah jaksa pernah nanya ke beberapa orang itu apakah itu ada referensinya, kalau ada tolong tunjukkan," tutur Jerinx.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum meyakini bahwa Jerinx terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Jerinx dituntut pidana penjara tiga tahun dalam perkara " IDI Kacung WHO" oleh jaksa.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor: David Oliver Purba, Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sering Terjadi, Kemarin Paling Besar dan Lama

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sering Terjadi, Kemarin Paling Besar dan Lama

Regional
Detik-detik Ernawati Melahirkan Bayi yang Dinamai Banjiriah, Bidan: Baru Naik Perahu, Sudah Pembukaan Empat

Detik-detik Ernawati Melahirkan Bayi yang Dinamai Banjiriah, Bidan: Baru Naik Perahu, Sudah Pembukaan Empat

Regional
Fakta Mantan Anggota DPRD Lecehkan Anak Gadisnya, Berusia 65 Tahun dan Istri Dirawat karena Covid-19

Fakta Mantan Anggota DPRD Lecehkan Anak Gadisnya, Berusia 65 Tahun dan Istri Dirawat karena Covid-19

Regional
Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton, Sultan HB X: Gaji Buta 5 Tahun

Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton, Sultan HB X: Gaji Buta 5 Tahun

Regional
5 Hal di Balik Tertembaknya Haji Permata, Kakanwil Bea Cukai Kepri Didesak Mundur dari Jabatan

5 Hal di Balik Tertembaknya Haji Permata, Kakanwil Bea Cukai Kepri Didesak Mundur dari Jabatan

Regional
Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Regional
Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Regional
Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Regional
Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Regional
Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Regional
2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

Regional
Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Regional
Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Regional
7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

Regional
Cerita Bayi Bernama Siti Noor Banjiriah, Lahir di Atas Perahu Saat Banjir Kalsel

Cerita Bayi Bernama Siti Noor Banjiriah, Lahir di Atas Perahu Saat Banjir Kalsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X