Lakukan Penganiayaan dan Robohkan Tembok Sekolah, Satu Keluarga Diamankan Polisi, Ini Motifnya

Kompas.com - 07/11/2020, 14:18 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya dan Kasat Reskrim AKP Juper Lumban Toruan (kanan) menggelar konferensi pers penangkapan dua orang tersangka yang menghalangi, melawan dan merusak sepeda motor polisi dalam penangkapan tiga pengedar narkoba di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (6/11/2020). KOMPAS.COM/IDONKapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya dan Kasat Reskrim AKP Juper Lumban Toruan (kanan) menggelar konferensi pers penangkapan dua orang tersangka yang menghalangi, melawan dan merusak sepeda motor polisi dalam penangkapan tiga pengedar narkoba di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (6/11/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Empat orang yang diketahui masih satu keluarga nekat merobohkan bangunan Sekolah Dasar (SD) Taruna Islam yang berlokasi di Jalan Cemara Indah, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau.

Aksi anarkis tersebut terjadi pada Sabtu (31/10/2020). Adapun empat orang pelaku itu diketahui berinisial AL, EK, RY, dan AM.

Selain merobohkan tembok bangunan sekolah dengan palu, mereka juga melakukan penganiayaan kepada penjaga sekolah yang berusaha menegurnya.

Mendapat laporan itu, sejumlah personel polisi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Baca juga: Satu Keluarga Ditangkap karena Robohkan Tembok Sekolah

Lantaran aksi yang dilakukan para pelaku sudah membuat resah masyarakat dan juga berbuat anarkis, polisi saat itu juga langsung mengambil tindakan tegas dan menangkap para pelaku untuk dilakukan pemeriksaan.

"Keempat orang ini masih satu keluarga. Mereka secara bersama-sama merobohkan bangunan tembok SD Taruna Islam," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Jumat (6/11/2020).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, dijelaskan Nandang, motif dari para pelaku melakukan perusakan itu karena lahan yang ditempati SD tersebut diklaim milik keluarga mereka.

Namun karena cara yang mereka lakukan menyalahi prosedur hukum yang berlaku, keempat pelaku kini sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka atas dugaan kasus perusakan dan penganiayaan.

Penulis : Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : David Oliver Purba



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X