Tahanan Dipukuli hingga Tewas, Alasannya karena Korban "Anak Baru"

Kompas.com - 06/11/2020, 14:01 WIB
Ilustrasi sel tahanan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi sel tahanan.

KOMPAS.com- Seorang tahanan Mapolres Klaten bernama Ali Mahbub (28) dipukuli oleh sesama tahanan lainnya hingga tewas.

Ternyata motif di balik penganiayaan itu ialah lantaran para pelaku menganggap korban 'anak baru' di tempat tersebut.

Ali memang tahanan dari Polsek Wonosari yang dititipkan oleh kejaksaan ke Polres Klaten.

"Motifnya (pelaku) kita dalami sampai saat ini karena merasa (korban) tahanan baru masuk. Biar istilahnya itu dihargai sama tahanan lain," kata Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Ardiansyah Rithas Hasibuan dalam rekonstruksi.

Akibat penganiayaan itu, Ali meninggal dunia.

"Tapi (para pelaku) tidak berpikir sebab akibatnya sampai sefatal itu (korban meninggal)," ujar dia.

Baca juga: Rekonstruksi Tahanan Tewas Dianiaya di Klaten, Pemukulan Dilakukan di Lorong Sel dan Kamar Mandi

Dipukuli di sel hingga kamar mandi

Penganiayaan itu terjadi di dalam sel Polres Klaten, Selasa (27/10/2020).

Ada 10 orang tahanan yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan.

Para pelaku memukuli korban di dua tempat dan beberapa kali.

Ali sempat dipukul di lorong sel hingga di kamar mandi tahanan.

"Dari 10 tersangka perannya itu ada yang memukul sekali dan paling banyak ada 11 kali pukulan," tutur Ardian.

Bahkan saat di kamar mandi, Ali sempat diminta tahanan lain berjalan jongkok.

Kemudian ada yang memukul dan menendangnya hingga tak sadarkan diri.

Baca juga: Ali Tewas Dalam Sel Polres Klaten, Diduga Dianiaya Tahanan Lain

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Pekalongan Kerahkan 11 Pompa Sedot Banjir di Empat Kecamatan

Pemkab Pekalongan Kerahkan 11 Pompa Sedot Banjir di Empat Kecamatan

Regional
Perjuangan Sakirin Bertahan Hidup 3 Hari di Jurang, Dievakuasi dengan Tandu Kain Selama 9 Jam

Perjuangan Sakirin Bertahan Hidup 3 Hari di Jurang, Dievakuasi dengan Tandu Kain Selama 9 Jam

Regional
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X