Rekonstruksi Tahanan Tewas Dianiaya di Klaten, Pemukulan Dilakukan di Lorong Sel dan Kamar Mandi

Kompas.com - 06/11/2020, 12:06 WIB
Suasana proses rekonstruksi kasus tewasnya Ali Mahbub (28) di ruang tahanan Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISuasana proses rekonstruksi kasus tewasnya Ali Mahbub (28) di ruang tahanan Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2020).

KLATEN, KOMPAS.com - Rekonstruksi kasus tewasnya Ali Mahbub (28) digelar di Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2020).

Ali tewas diduga dianiaya oleh sesama tahanan di dalam sel Polres Klaten pada Selasa (27/10/2020).

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Ardiansyah Rithas Hasibuan menerangkan, rekonstruksi digelar untuk memberikan gambaran tindak pidana yang terjadi dalam kasus tersebut.

Ada 39 adegan yang diperagakan oleh para pelaku mulai dari awal hingga akhir terjadinya dugaan penganiayaan terhadap korban.

"Perkembangannya nanti apakah ada yang sesuai atau tidak atau ditambahkan pada adegan itu, berkembang pada saat pelaksanaan," kata Ardian di Klaten, Jawa Tengah, Jumat.

Baca juga: Tahanan Polres Klaten Dianiaya 10 Orang di Kamar Mandi hingga Tewas, Polisi Segera Gelar Rekonstruksi

Rekonstruksi diikuti oleh 10 orang tersangka, saksi dan korban yang diperagakan pemeran pengganti.

Dugaan penganiyaan yang dilakukan para tersangka di dalam sel tahanan tersebut terjadi karena korban merupakan tahanan baru.

Korban merupakan tahanan baru dari Polsek Wonosari. Setelah berkas perkara tahap dua rampung, kejaksaan menitipkan korban kasus dugaan penggelapan sepeda motor itu ke Polres Klaten.

"Motifnya (pelaku) kita dalami sampai saat ini karena meresa tahanan baru masuk. Biar istilahnya itu dihargai sama tahanan lain. Tapi tidak berpikir sebab akibatnya sampai sefatal itu (korban meninggal)," terang dia.

Dia menambahkan pemukulan yang dilakukan para pelaku terhadap korban terjadi mulai pada adegan ke tujuh. Para pelaku ada yang memukul sedikitnya sekali dan paling banyak 11 kali.

Pemukulan ini dilakukan di dua lokasi. Ada yang dilakukan di lorong sel dan di kamar mandi tahanan.

"Dari 10 tersangka perannya itu ada yang memukul sekali dan paling banyak ada 11 kali pukulan," ungkap Ardian.

Polisi menjerat 10 orang tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Adapun ancamannya paling lama lima tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X