Tahanan Polres Klaten Dianiaya 10 Orang di Kamar Mandi hingga Tewas, Polisi Segera Gelar Rekonstruksi

Kompas.com - 05/11/2020, 09:39 WIB
Ilustrasi STOCKVAULT.netIlustrasi

KLATEN, KOMPAS.com - Polres Klaten masih melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan untuk menjadwalkan rekonstruksi tewasnya Ali Mahbub (28).

"Iya, baru kita koordinasikan sama kejaksaan waktunya (rekonstruksi)," kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Ardiansyah Rithas Hasibuan saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Menurutnya hasil autopsi almarhum Ali dari pihak rumah sakit baru diterima Polres pada Selasa (3/11/2020) malam.

Baca juga: Ali Tewas Dalam Sel Polres Klaten, Diduga Dianiaya Tahanan Lain

Sebagaimana diketahui, Ali diduga dianiaya oleh tahanan lain di dalam sel Polres Klaten pada Selasa (27/10/2020).

Pengiayaan itu diduga dilakukan di kamar mandi sel. Ali sempat diminta tahanan lain berjalan jongkok.

Kemudian tahanan lain ada yang memukul dan menendang warga Joyotakan, Serengan, Solo tersebut hingga tak sadarkan diri.

Ali sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, nyawanya tidak tertolong dan akhirnya meninggal.

"Kita sudah tetapkan 10 orang tersangka," kata dia.

Baca juga: Tahanan Polres Klaten Tewas Setelah Dianiaya, 10 Orang Jadi Tersangka

Polisi menjerat 10 orang tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Adapun ancamannya paling lama lima tahun penjara.

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, korban pernah ditangani Polsek Wonosari karena kasus dugaan tindak pidana penggelapan.

Setelah semua berkas perkaranya lengkap dilimpahkan ke kejaksaan. Kemudian dari kejaksaan, Ali Mahbub dititipkan ke Polres Klaten.

"Pada saat dititipkan di Polres Klaten kemudian terjadi penganiayaan sesama tahahan. Setelah kejadian tersebut dan olah TKP kita tetapkan 10 orang tersangka," kata Edy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X