Kompas.com - 03/11/2020, 09:57 WIB
Agung Cahyo Wibowo (44), warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun menunjukkan salah satu cocopot buatannya yang berbahan limbah kelapa. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIAgung Cahyo Wibowo (44), warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun menunjukkan salah satu cocopot buatannya yang berbahan limbah kelapa.

MADIUN, KOMPAS.com - Sepinya order di masa pandemi Covid-19 membuat desainer grafis bernama Agung Cahyo Wibowo (44), warga Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun sempat putus asa.

Apalagi dia harus menafkahi istri dan anak-anaknya.

Agung berpikir keras bagaimana caranya tetap bertahan. Dari masalah itu, Agung melihat peluang pemanfaatan limbah kelapa untuk dijadikan barang yang bernilai ekonomis.

Ia memanfaatkan limbah kelapa yang dibuang di pasar untuk dijadikan pot bunga atau sering disebut cocopot.

Apalagi di tengah pandemi banyak warga yang demam menanam tanaman hias.

“Di tengah impitan pandemi ini, saya melihat banyak serabut kelapa yang hanya menjadi limbah. Kemudian saya coba sobek-sobek dan gulung-gulung kemudian bisa membentuk sesuatu yang indah berupa pot tanaman hias (cocopot),” ujar Agung kepada Kompas.com pekan lalu.

Baca juga: Bermodal Rp 6 Juta, Kini Adil Sukses Buka Usaha Lalapan Beromzet Rp 30 Juta, Ini Rahasianya

Untuk membuat cocopot, kata Agung, sebenarnya tidak memerlukan keahlian khusus. Hanya membutuhkan ketelatenan dan keuletan.

Baca juga: Cerita Bripka Heidi Sukses Jadi Peternak Lele, Terinspirasi Tekuni Bisnis Setelah Tilang Seorang Pengendara

Bahan yang dibutuhkan pun mudah dicari, yaitu serabut kelapa yang bisa didapatkan di pasar-pasar tradisional, serta kawat yang dapat dibeli di toko bangunan.

Awal memulai usaha membuat cocopot, Agung mengeluarkan modal Rp 2 juta. Modal itu dibelanjakan Rp 1,5 untuk membeli satu pikap serabut kelapa dan Rp 500.000 untuk membeli kawat loket strimin.

Inilah berbagai bentuk cocopot buatan Agung yang diminati banyak warga ditengah pandemi covid-19.KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI Inilah berbagai bentuk cocopot buatan Agung yang diminati banyak warga ditengah pandemi covid-19.

Dalam satu hari, Agung yang dibantu empat tetangganya mampu membuat hingga 40 cocopot. Satu cocopot dijual mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 35.000.

Agar menarik dan memiliki nilai jual tinggi, pria ini membuat berbagai macam pot bunga dengan bentuk yang bervariasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X