2 Kelompok Ormas Bentrok di Sukabumi, 4 Orang Terluka

Kompas.com - 01/11/2020, 22:56 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrok di Jalan Lingkar Selatan (Lingsel), Kecamatan Baros, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2020).

Peristiwa ini terjadi di depan Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi-Kantor Imigrasi sekitar pukul 16:00 WIB.

Akibat bentrokan tersebut, empat orang mengalami terluka dan mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH.

Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menjelaskan sebelum terjadi bentrokan massa pukul 16.00 WIB diduga diawali aksi pemukulan anggota ormas kepada anggota ormas berbeda sekitar pukul 14.00 WIB.

''Pemukulan terjadi di depan salah satu minimarket diduga ada kesalahpahaman,'' jelas Sumarni kepada wartawan di RSUD R Syamsudin, Minggu malam.

Baca juga: Data Terbaru, 85 Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Sukabumi

Menurut dia, pihak kepolisian sudah melakukan langkah-langkah pendekatan kepada masing-masing kelompok massa agar bisa menjaga kondusifitas.

Sedangkan bagi yang melakukan tindakan pelanggaran hukum akan diproses sesuai peraturan.

''Kami meminta masing-masing kelompok untuk menurunkan tensinya, saling menjaga, saling bermusyawarah jangan sampai masalah ini semakin besar,'' ujar Sumarni.

Dia juga mengimbau kepada kedua belah pihak untuk tidak melibatkan kelompoknya dari daerah lain masuk ke Kota Sukabumi.

Baca juga: Longsor di Caringin Sukabumi Meluas, Puluhan Jiwa Mengungsi

Sumarni mengaku sudah meminta bantuan ke polres terdekat yang berbatasan dengan wilayah hukum Polres Sukabumi Kota untuk melakukan penyekatan-penyekatan.

Saat ini, lanjut dia, situasi di tempat kejadian perkara (TKP) sudah mulai kondusif.

Meski demikian, personel kepolisian tetap berjaga di sekitar lokasi.

''Kami juga sudah meminta bantuan Brimob,'' aku Sumarni.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Regional
Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X