Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Kompas.com - 31/10/2020, 06:16 WIB
Ilustrasi bayi baru lahir. ShutterstockIlustrasi bayi baru lahir.
Editor Rachmawati

“Saat dalam perjalanan si cowok atau bapak bayi ini mau bertanggungjawab. Namun pelaku perempuan mengaku takut dengan orangtuanya. Sehingga bayi tetap di buang di panti,” kata Yogie.

Setiba di panti asuhan, ayah sang bayi yang meletakkan bayi merah itu di bale. Sementara ibu bayi menunggu di jalan.

“Untuk selanjutnya kami berkoordinasi dengan Dinsos, Bapas dan lembaga perlindungan anak untuk memproses kasus ini,” ujarnya.

Baca juga: Penemuan Bayi Dibuang di Sungai Hebohkan Warga

Diserahkan ke Dinas Sosial

Rencananya, bayi pasangan RP dan PR tersebut akan diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali pada Jumar (5/6/2020).

Bayi tersebut akan diproses dan menunggu pihak keluarga baru yang akan mengadopsi.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jembrana, I Wayan Gorim, Selasa (2/6/2015).

Ia mengatakan, pihaknya telah koordinasi dengan instansi terkait seperti Polsek Mendoyo, RSUD Negara serta Dinsos Bali.

Baca juga: Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Penyerahan tersebut dilakukan karena di Kabupaten Jembrana selama ini tidak ada panti asuhan khusus bayi.

"Saat ini kondisi kesehatan bayinya semakin membaik. Bayi itu masih dirawat di RSUD Negara. Karena bayi itu telantar, jadi dalam pengawasan kami selama proses hukumnya berjalan," kata dia.

Nantinya, bayi itu akan diserahkan ke panti asuhan untuk menjalani perawatan. Terkait proses adopsi, akan ditangani Dinsos Bali.

Baca juga: Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Warga yang ingin mengadopsi akan diseleksi terlebih dahulu oleh tim 16 dari Dinsos Bali.

"Sekarang sudah ada yang berminat mengadopsi, jadi kami akan prioritaskan dia dulu mengingat bayi ini dibuang di Jembrana," bebernya.

"Namun nanti kembali wewenangnya ada di tim 16 itu. Akan dilihat dulu keseriusan minatnya mengadopsi anak, tingkat kemapanan ekonominya, dan minimal sudah lima tahun menikah dan belum memiliki anak," jelas Gorim.

SUMBER: KOMPAS.com (Editor: Candra Setia Budi, David Oliver Purba), TribunBali.com

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Wanita Tewas di Kamar Hotel, Dibunuh Teman Kencan, Pelaku Ditangkap

Fakta Wanita Tewas di Kamar Hotel, Dibunuh Teman Kencan, Pelaku Ditangkap

Regional
Perjalanan Kristen Gray dari Amerika Serikat hingga Tinggal di Bali, Viral gara-gara Cuitan di Twitter

Perjalanan Kristen Gray dari Amerika Serikat hingga Tinggal di Bali, Viral gara-gara Cuitan di Twitter

Regional
Detik-detik 100 Warga Tak Terkendali Terobos Rumah Sakit dan Bawa Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Detik-detik 100 Warga Tak Terkendali Terobos Rumah Sakit dan Bawa Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Longsor, Roland Hilang Saat Berusaha Selamatkan 2 Sepeda Motor

Longsor, Roland Hilang Saat Berusaha Selamatkan 2 Sepeda Motor

Regional
3.464 Tenaga Kesehatan di Kota Jayapura Mulai Divaksin Covid-19

3.464 Tenaga Kesehatan di Kota Jayapura Mulai Divaksin Covid-19

Regional
Putusan Banding, Vonis Jerinx Berkurang Jadi 10 Bulan Penjara

Putusan Banding, Vonis Jerinx Berkurang Jadi 10 Bulan Penjara

Regional
100 Warga Terobos Rumah Sakit, Bawa Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dengan Pikap

100 Warga Terobos Rumah Sakit, Bawa Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dengan Pikap

Regional
Dua Geng Motor Bentrok Saat Galang Donasi Longsor Sumedang, 1 Tewas, 3 Ditangkap, 1 Buron

Dua Geng Motor Bentrok Saat Galang Donasi Longsor Sumedang, 1 Tewas, 3 Ditangkap, 1 Buron

Regional
Fakta Kristen Gray Ajak Turis Ramai-ramai Tinggal di Bali, Terdeteksi di Karangasem hingga Diperiksa Imigrasi

Fakta Kristen Gray Ajak Turis Ramai-ramai Tinggal di Bali, Terdeteksi di Karangasem hingga Diperiksa Imigrasi

Regional
Reklamasi Laut PT Timah, Tahun Ini Target Bangun 1.920 'Fish Shelter'

Reklamasi Laut PT Timah, Tahun Ini Target Bangun 1.920 "Fish Shelter"

Regional
Ridwan Kamil Imbau Pejabat Publik Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ridwan Kamil Imbau Pejabat Publik Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Belum Terima Vaksin Covid-19 Tahap I

Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Belum Terima Vaksin Covid-19 Tahap I

Regional
MK Tampung 7 Gugatan Paslon di Pilkada Serentak Sumbar 2020

MK Tampung 7 Gugatan Paslon di Pilkada Serentak Sumbar 2020

Regional
Pura-pura Cari Kos, Pemuda Asal Kuningan Ini Malah Curi Laptop

Pura-pura Cari Kos, Pemuda Asal Kuningan Ini Malah Curi Laptop

Regional
Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X