Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Kompas.com - 30/10/2020, 11:21 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.

KOMPAS.com - Seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jembrana, Bali, berinisial RP (17), tega membuang bayi yang baru dilahirkannya di depan Panti Asuhan Giri Asih di Kecamatan Melaya, Rabu (28/10/2020) sekitar pukul 06.00 Wita.

Bayi itu diduga, merupakan hasil hubungan gelapnya dengan sang pacar yang juga masih duduk di bangku SMA berinisial PR (16).

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita mengatakan, motif para pelaku membuang bayi tersebut karena merasa malu hamil di luar nikah dan tidak mau diketahui orangtuanya.

Baca juga: Ibu dan Anak Kandung di Bitung Berhubungan Badan, Polisi: Anak Perempuannya Sudah 3 Kali Menyaksikan Mereka

Karena tidak ingin menelantarkan bayi tersebut, mereka memutuskan untuk membuangnya di di depan panti asuhan tersebut.

Sebenarnya, sambung Yogie, pacar korban bersedia untuk betanggung jawab atas perbuatannya. Namun, RP tetap tidak menginginkan bayi tersebut.

“Kami melakukan proses tahap selanjutnya mengedepankan UU Perlindungan Anak,” kata Yogie dikutip dari TribunBali.com.

Baca juga: Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pergerakan Tanah di Sindanglangu Cianjur Sebabkan Sawah Bergeser, Tiap Hari Maju Sedikit-sedikit

Pergerakan Tanah di Sindanglangu Cianjur Sebabkan Sawah Bergeser, Tiap Hari Maju Sedikit-sedikit

Regional
Diwarnai Hujan, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Berjalan Lancar dan Khidmat

Diwarnai Hujan, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Berjalan Lancar dan Khidmat

Regional
Kota Pangkalpinang Akan Menerapkan Tilang Elektronik

Kota Pangkalpinang Akan Menerapkan Tilang Elektronik

Regional
Ganjar Resmi Lantik Gibran Jadi Wali Kota Solo

Ganjar Resmi Lantik Gibran Jadi Wali Kota Solo

Regional
Pengakuan Kusmiyati, Jadi Korban Penipuan CPNS dan Terlanjur Utang Rp 200 Juta

Pengakuan Kusmiyati, Jadi Korban Penipuan CPNS dan Terlanjur Utang Rp 200 Juta

Regional
Gubernur Banten Melantik Bupati Serang dan Wali Kota Cilegon

Gubernur Banten Melantik Bupati Serang dan Wali Kota Cilegon

Regional
Pemkot Surabaya Siapkan Penyambutan Eri-Armuji, Undang Risma Saksikan Pelantikan dari Balai Kota

Pemkot Surabaya Siapkan Penyambutan Eri-Armuji, Undang Risma Saksikan Pelantikan dari Balai Kota

Regional
Kisah Tragis Bocah 11 Tahun Tewas Usai Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas

Kisah Tragis Bocah 11 Tahun Tewas Usai Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas

Regional
Enram, Alat Rapid Test Antigen Buatan Lokal Diluncurkan di NTB, Ini Harapan Gubernur Zulkieflimansyah

Enram, Alat Rapid Test Antigen Buatan Lokal Diluncurkan di NTB, Ini Harapan Gubernur Zulkieflimansyah

Regional
4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

Regional
Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Regional
Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Regional
Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Regional
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Regional
Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X