Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Kompas.com - 30/10/2020, 23:28 WIB
Tim inspektor gugus tugas Kota Jambi datangi deklarasi KAMI Jambi di Simpang Pulai, pada Jumat (30/10/2020). KOMPAS.COM/JAKA HBTim inspektor gugus tugas Kota Jambi datangi deklarasi KAMI Jambi di Simpang Pulai, pada Jumat (30/10/2020).

JAMBI, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengklarifikasi informasi yang menyebut polisi menghentikan acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Kota Jambi, Jumat (30/10/2020).

Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Kuswahyudi Tresnadi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa polisi tidak menghentikan acara deklarasi tersebut.

"Karena yang mendatangi lokasi deklarasi adalah Gugus Tugas Covid-19 dan acara tersebut tidak memiliki rekomendasi dari Gugus Tugas," kata Tresnadi saat dikonfirmasi, Jumat.

Baca juga: Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Menurut Tresnadi, Gugus Tugas tersebut personelnya terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kota Jambi.

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi Abu Bakar.

Dia mengatakan, pihaknya tidak membubarkan deklarasi KAMI pada Jumat siang.

"Kami melakukan crosscheck terhadap izin acara tersebut, ternyata izin kegiatan itu tidak ada," kata Abu Bakar.

Baca juga: Kronologi Pembubaran Acara Deklarasi KAMI di Jambi

Selanjutnya, tim inspektor Gugus Tugas melakukan pendekatan dan dialog terkait pelaksanaan acara.

"Tim meminta pelaksana dapat melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan menggelar acara dengan seefektif dan seefisien mungkin," kata Abu.

Setelah melakukan imbauan dan dialog, tim inspektor Gugus Tugas tetap mengawal acara tersebut sampai akhir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Regional
Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Regional
Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Regional
Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Regional
Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Regional
Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X