Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Kompas.com - 30/10/2020, 21:53 WIB
Calon Bupati Purbalingga nomor urut dua, Dyah Hayuning Pratiwi (kiri), Ketua Bawaslu Purbalingga, Imam Nurhakim (tengah) dan perwakilan Calon Bupati Purbalingga nomor urut dua, Sukhedi menandatangani kesiapan terhadap protokol kesehatan Covid 19, Sabtu (26/9/2020). KPU PurbalinggaCalon Bupati Purbalingga nomor urut dua, Dyah Hayuning Pratiwi (kiri), Ketua Bawaslu Purbalingga, Imam Nurhakim (tengah) dan perwakilan Calon Bupati Purbalingga nomor urut dua, Sukhedi menandatangani kesiapan terhadap protokol kesehatan Covid 19, Sabtu (26/9/2020).

PURBALINGGA, KOMPAS.com- Perhelatan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah memicu klaster penularan virus corona (Covid-19).

Klaster Pilkada bermula dari meninggalnya dua orang anggota tim sukses salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Purbalingga akibat virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono mengatakan, dari temuan tersebut pihaknya telah melakukan tracing dan mengambil sampel swab.

"Hasil swab salah satu calon terkonfirmasi positif dan masih dirawat," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (30/10//2020).

Baca juga: 2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Tak berhenti sampai di situ, Hanung terus berupaya melanjutkan tracing. Hasilnya satu orang staf KPU Purbalingga yang bertugas di bagian penjagaan ikut tertular virus corona.

Sesuai dengan protokol penanggulangan, pemerintah akhirnya memperluas tracing kepada tim sukses dan keluarga paslon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rombongan tim sukses kami ambil 14 (swab) hasilnya 3 orang positif. Dari rombongan keluarga paslon kami ambil 8 (swab) dan hasilnya 2 positif, satu ASN dan istrinya," terangnya.

Hanung mengungkapkan, akibat peningkatan kasus positif, status Kabupaten Purbalingga naik menjadi zona merah.

"Terakhir tadi siang kami sudah swab di salah satu posko tim sukses, total sampel 9 orang, tinggal menunggu hasil," terangnya.

Baca juga: Paslon Bupati Purbalingga Oji-Zaini Kampanye Keliling dengan Virtual Box

Dia belum dapat memastikan awal mula transmisi di lingkungan tim sukses.

Namun dengan adanya temuan ini, hampir dipastikan ada kelalaian protokol kesehatan dalam kegiatan masing-masing tim sukses paslon.

Berdasarkan data dari corona.purbalinggakab.go.id, hingga Kamis (29/10/2020) pukul 10.58 WIB, total kasus positif covid di Purbalingga mencapai 353 orang.

Sebanyak 230 pasien telah sembuh, 115 positif dirawat dan 8 pasien meninggal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X