Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Kompas.com - 30/10/2020, 22:19 WIB
Presidium KAMI Jambi Amrizal Ali Munir memotong tumpeng setelah bernegosiasi dengan pihak kepolisian yang membubarkan acara deklarasi, Jumat (30/10/2020). Tangkapan layar Zoom Presidium KAMI Jambi Amrizal Ali Munir memotong tumpeng setelah bernegosiasi dengan pihak kepolisian yang membubarkan acara deklarasi, Jumat (30/10/2020).

JAMBI, KOMPAS.com - Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi Abu Bakar mengatakan, pihaknya tidak membubarkan deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) pada Jumat (30/10/2020) siang.

Menurut Abu Bakar, awalnya tim inspektor dari Satgas yang bertugas melakukan monitoring mendapat laporan dari masyarakat terkait kegiatan tersebut.

" Kami melakukan crosscheck terhadap izin acara tersebut, ternyata izin kegiatan itu tidak ada," kata Abu Bakar saat dikonfirmasi, Jumat.

Baca juga: Kronologi Pembubaran Acara Deklarasi KAMI di Jambi

Lantas, tim inspektor ini melakukan pendekatan dan dialog terkait pelaksanaan acara.

"Tim meminta pelaksana dapat melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan menggelar acara secara efektif dan efisien mungkin," kata dia.

Setelah melakukan imbauan dan dialog, tim inspektor Gugus Tugas sebagaimana prosedur standar, tetap bersiaga sampai akhir acara.

Baca juga: Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

Acara berlangsung sampai potong tumpeng dan acara selesai," kata Abu Bakar.

Dia mengatakan, tim meminta pelaksana menyediakan tempat cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Abu Bakar kemudian mengirimkan video kepada Kompas.com terkait perwakilan KAMI Jambi, Amrizal Ali Munir, yang menyetujui untuk menerapkan protokol kesehatan.

Klarifikasi KAMI

Saat dikonfirmasi, Amrizal Ali Munir selaku Presidium KAMI Jambi mengatakan, pihaknya tidak melaksanakan acara sampai selesai.

"Sebenarnya, ada satu acara lagi dari penyampaian Pak Gatot, namun keburu dihentikan jadi tidak sempat. Kita tadi juga sudah masuk ke prosesi akhir, tinggal pemotongan nasi tumpeng," kata dia.

Sebelumnya, deklarasi KAMI Provinsi Jambi diisi dengan pembacaan jati diri KAMI.

Kemudian dilanjutkan dengan pidato kebangsaan via Zoom yang disampaikan oleh Din Syamsuddin dan Rochmad Wahab.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Regional
Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Regional
Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Regional
Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Regional
Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Regional
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Regional
Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Regional
Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun 'Silicon Valley' hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun "Silicon Valley" hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Regional
25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X