Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Kompas.com - 26/10/2020, 22:24 WIB
Salah satu calon penumpang kereta api jarak jauh menjalani rapid test virus corona. Stasiun Kereta Api Jombang, di wilayah kerja PT KAI Daop 7 Madiun, mulai membuka layanan rapid test bagi calon penumpang, Senin (21/9/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍSalah satu calon penumpang kereta api jarak jauh menjalani rapid test virus corona. Stasiun Kereta Api Jombang, di wilayah kerja PT KAI Daop 7 Madiun, mulai membuka layanan rapid test bagi calon penumpang, Senin (21/9/2020).

JOMBANG, KOMPAS.com - Lonjakan penumpang kereta api diprediksi bakal terjadi pada libur panjang akhir pekan ini.

Agar tak terkendala saat hendak berangkat, PT KAI berharap para penumpang sudah mengantongi surat keterangan bebas dari Covid-19 atau keterangan nonreaktif dari hasil rapid test virus corona.

Baca juga: PT KAI Tambah Jumlah Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Sambut Libur Panjang, Ini Jadwal Lengkapnya

Dokumen keterangan bebas dari Covid-19 tersebut wajib ditunjukkan setiap penumpang saat menempuh perjalanan dengan kereta api.

Manajer Humas PT KAI Daop 07 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan, pihaknya menyediakan fasilitas deteksi cepat virus corona di Stasiun Madiun, Blitar, Kertosono, dan Jombang.

Fasilitas rapid test tersebut disediakan khusus bagi penumpang yang sudah memegang tiket perjalanan agar memenuhi syarat perjalanan yang sudah ditentukan.

Menurut Ixfan, fasilitas pelayanan rapid test di stasiun bisa diakses setiap hari oleh para penumpang, hingga beberapa saat menjelang keberangkatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, lanjut dia, para penumpang yang akan melakukan rapid test di stasiun, diharapkan datang lebih awal atau sehari menjelang keberangkatan.

Imbauan itu disampaikan karena jumlah calon penumpang kereta menjelang libur panjang pada akhir bulan ini mengalami peningkatan drastis.

Ixfan mengatakan, peningkatan jumlah penumpang yang diikuti dengan bertambahnya pemanfaat fasilitas rapid test di stasiun dikhawatirkan menimbulkan antrean.

Karena itu, Ixfan berharap, para penumpang melakukan rapid test lebih awal untuk menghindari antrean saat keberangkatan.

"Dikhawatirkan bila pelanggan yang akan bepergian melakukan rapid test pada hari H keberangkatan, bisa mengakibatkan tertinggal dari KA yang akan ditumpangi," kata Ixfan melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (26/10/2020).

Para penumpang kereta api wajib memakai masker selama perjalanan, maupun saat berada di kawasan stasiun kereta api.

PT KAI, jelas dia, juga menyediakan fasilitas cuci tangan serta melakukan penataan tempat duduk sesuai jarak aman.

"Imbauan kami kepada para penumpang, patuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Ini untuk kebaikan kita bersama," ujar Ixfan.

Baca juga: KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Untuk mengantisipasi tingginya jumlah penumpang selama libur panjang, PT KAI mengoperasikan sejumlah KA reguler yagn melewati Daop 7 Madiun.

Di antaranya KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen PP, Wijaya Kusuma relasi Ketapang–Cilacap PP, serta satu KA keberangkatan Daop 7, yaitu KA Anjasmoro yang berangkat dari Stasiun Jombang tujuan Stasiun Pasar Senen, Jakarta.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.