KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Kompas.com - 26/10/2020, 22:00 WIB
Ilustrasi Pilkada KOMPAS.COM/PRIYOMBODOIlustrasi Pilkada

KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), meminta seluruh pendukung pasangan calon (paslon) tak melakukan arak-arakan saat menghadiri debat Pilkada Serentak 2020 pada Selasa (27/10/2020).

"Kami meminta kepada seluruh pendukung paslon, kalau saat debat kandidat di Hotel Sahid Bela Ternate, tidak bisa berkerumun dan arak-arakan, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19," kata anggota KPU Kota Ternate, Suleman Patras di Ternate seperti dikutip dari Antara, Senin.

Baca juga: Perjuangan Pengemudi Ojol Saat Pandemi, Mengais Rezeki dan Menjamin Pelanggan Tak Tertular Covid-19

Suleman mengimbau, pasangan calon menerapkan protokol kesehatan ketat saat debat. Jumlah peserta pendamping paslon juga dibatasi.

"Kami meminta kepada setiap pasangan calon agar timnya yang datang pada saat debat besok tanpa ada gerakan tambahan," kata Suleman.

Suleman juga menyarankan para simpatisan yang datang juga sesuai undangan untuk mencegah kerumunan yang berpotensi menularkan Covid-19.

Para simpatisan yang tak sempat hadir bisa menonton debat lewat layanan streaming yang disediakan KPU Ternate.

"Dengan disediakan live streaming ini, kami menyarankan untuk para pendukung sebaiknya nonton dari rumah saja, karena kami juga menyediakan streaming langsung dari Facebook KPU Kota Ternate," ujarnya.

Penyelenggaraan debat, lanjut Suleman, diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 13 tahun 2020 dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang ada, sehingga ada batasan-batasan bagi para peserta.

Baca juga: KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

"Secara kesiapan pasangan calon dengan timnya juga kami sudah koordinasi, jadi persiapannya semua sudah dilakukan," katanya.

Terdapat empat pasangan calon yang bertarung di Pilkada Kota Ternate 2020. Mereka adalah, Merlisa Marsaoly-Judhi Taslim, Yamin Tawari-Abdullah Taher, Muhammad Hasan Bay-Asghar Saleh, dan Tauhid Solleman-Jasri Usaman.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X