Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja di Surabaya Kondusif, Polisi Tangkap 169 Orang

Kompas.com - 20/10/2020, 19:52 WIB
Polisi menangkap pengunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (20/10/2020). KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALPolisi menangkap pengunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (20/10/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja berlangsung kondusif di Surabaya, Selasa (20/10/2020).

Namun, polisi mengaku menangkap 169 orang yang diduga melakukan aktivitas di luar demonstrasi.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ratusan orang yang ditangkap itu dicurigai membawa sejumlah barang seperti catuntuk kegiatan vandalisme, minuman beralkohol, dan bola tenis.

"Mereka ditangkap di berbagai lokasi seperti Bundaran Waru hingga sekitar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. Yang di sekitar Gedung Grahadi saja ada 35 orang yang ditangkap," kata Trunoyudo di sekitar Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa.

Baca juga: Ini Alasan Keluarga Menshalati Jenazah Positif Covid-19 di Jalan Depan Tempat Pemakaman

Trunoyudo mengatakan, ratusan orang yang ditangkap itu diamankan di Mapolrestabes Surabaya di Jalan Sikatan.

"Sekarang masih didalami masing-masing peran dan tujuan mereka berada di sekitar massa aksi," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Surabaya berlangsung kondusif. Aksi itu dijaga 4.000 pasukan gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Linmas, dan Satpol PP.

"Mereka disebar di 13 titik dari wilayah perbatasan kota hingga titik-titik vital pemerintahan dan pusat perekonomian," kata Trunoyudo.

Demonstrasi yang berlangsung di Surabaya itu dihadiri sekitar 1.000 dari perwakilan buruh dan mahasiswa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X