Uji Coba Belajar Tatap Muka di Banyumas, Sebagian Orangtua Tak Setuju

Kompas.com - 20/10/2020, 15:25 WIB
Guru mengecek suhu tubuh siswa SMP Negeri 6 Purwokerto, Kabupaten Banyumas,  Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINGuru mengecek suhu tubuh siswa SMP Negeri 6 Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sebagian orangtua siswa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tidak setuju pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kepala Sekolah SMP 6 Purwokerto Sri Indarsih mengungkapkan, ada sekitar 10 persen wali murid di sekolah tersebut yang tidak setuju dengan pembelajaran tatap muka.

"Kurang lebih 10 persen dari total murid kami 697 atau sekitar 60-an yang tidak setuju. Tapi setelah kemarin ada sosialisasi lagi dari kami, dari yang tadinya orang tua tidak setuju, menjadi setuju, ada beberapa," kata Sri kepada wartawan, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Uji Coba Belajar Tatap Muka, Guru di Banyumas Akan Dites Swab Secara Acak

Beberapa orangtua, kata Sri, juga ada yang datang langsung ke sekolah meminta penjelasan terkait uji coba pembelajaran tatap muka.

"Karena ada kekhawatiran mungkin. Kalau kami sudah berusaha untuk ketat supaya anak-anak tidak kontak fisik dengan temannya," ujar Sri.

Untuk itu, lanjut Sri, selain pembelajaran tatap muka, guru juga tetap melayani pembelajaran secara daring.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, pembelajaran tatap muka di SMP 6 Purwokerto digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Siswa wajib memakai masker, cuci tangan dan suhu di bawah 37,3 derajat celsius.

Siswa kelas 7, 8 dan 9 akan mengikuti pembelajaran tatap muka secara bergilir dua kali dalam sepekan. Ruang kelas diatur dan diisi setengah jumlah siswa.

"Durasi pembelajaran dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Nanti di tengah ada jeda istirahat 15 menit untuk anak-anak makan dan minum membuka bekalnya, tapi tetap dalam pengawasan guru," jelas Sri.

Baca juga: Kasus Covid-19 Dinilai Terkendali, 3 Sekolah di Banyumas Uji Coba Belajar Tatap Muka

Diberitakan sebelumnya, tiga sekolah di Kabupaten Banyumas mulai pekan ini melakukan uji coba pembelajaran tatap muka.

Pasalnya berdasarkan hasil evaluasi, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyumas sejak beberapa pekan terakhir mulai terkendali.

Ketiga sekolah tersebut yaitu, SMA Negeri 3 Purwokerto, SMP Negeri 6 Purwokerto dan SD Negeri Panembangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X