Uji Coba Belajar Tatap Muka, Guru di Banyumas Akan Dites "Swab" Secara Acak

Kompas.com - 20/10/2020, 14:48 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein meninjau uji coba pembelajaran tatap muka di SD Negeri Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020). KOMPAS.COM/DOKUMENTASI PEMKAB BANYUMASBupati Banyumas Achmad Husein meninjau uji coba pembelajaran tatap muka di SD Negeri Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Masa uji coba kegiatan pembelajaran tatap muka pada tiga sekolah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan berlangsung selama dua pekan.

Bupati Banyumas Achmad Husein menginstruksikan dalam masa uji coba tersebut guru di ketiga sekolah tersebut agar dites swab secara acak untuk memastikan keamanan pembelajaran tatap muka.

"Kalau negatif maka pembelajaran tatap muka berjalan sebagaimana mestinya," kata Husein seusai meninjau uji coba di sejumlah sekolah, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Dinilai Terkendali, 3 Sekolah di Banyumas Uji Coba Belajar Tatap Muka

Sebaliknya, apabila ditemukan guru yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19), kemungkinan besar uji coba akan dihentikan.

"Apabila ada yang positif tidak perlu gaduh, karena kita akan melakukan tindakan untuk menyelamatkan semua," ujar Husein.

Namun, Husein berharap, uji coba tersebut akan berlangsung lancar. Apabila sukses, secara bertahap pemkab akan menambah jumlah sekolah yang diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka.

"Kalian harus patuh, karena apabila uji coba ini berhasil akan memberi kesempatan untuk sekolah lain melakukan hal yang sama," pesan Husein kepada para siswa.

Baca juga: Bupati Banyumas Uji Coba Minyak Kayu Putih untuk Terapi Covid-19

Husein mengatakan, izin pembelajaran tatap muka akan sangat tergantung dengan perkembangan kasus Covid-19.

"Apabila uji coba berhasil, setiap dua minggu akan ada penambahan sekolah yang dibuka. Namun apabila tidak berhasil akan ada pemberhentian, jadi bisa maju mundur-maju mundur," jelas Husein.

Diberitakan sebelumnya, tiga sekolah di Kabupaten Banyumas mulai pekan ini melakukan uji coba pembelajaran tatap muka.

Pasalnya berdasarkan hasil evaluasi, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyumas sejak beberapa pekan terakhir mulai terkendali.

Ketiga sekolah tersebut yaitu SMA Negeri 3 Purwokerto, SMP Negeri 6 Purwokerto, dan SD Negeri Panembangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

Regional
Pesan Gubernur Bali: Kita Tidak Boleh Lupakan Budaya Lokal...

Pesan Gubernur Bali: Kita Tidak Boleh Lupakan Budaya Lokal...

Regional
Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Daerah Turun Hujan Abu

Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Daerah Turun Hujan Abu

Regional
'Sekali Lagi Itu Bukan Penjarahan, Mereka Kelaparan'

"Sekali Lagi Itu Bukan Penjarahan, Mereka Kelaparan"

Regional
Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Oknum PNS Diturunkan Pangkatnya

Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Oknum PNS Diturunkan Pangkatnya

Regional
Erupsi Merapi Cenderung ke Barat Daya, Potensi Ancaman Bahaya Juga Bergeser

Erupsi Merapi Cenderung ke Barat Daya, Potensi Ancaman Bahaya Juga Bergeser

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X