Bawaslu Riau Temukan 23 Pelanggaran di Masa Kampanye, Politik Uang hingga ASN yang Tak Netral

Kompas.com - 17/10/2020, 16:38 WIB
Bawaslu Riau temukan pelanggaran di masa kampanye di wilayah Riau. Dok Bawaslu Riau CITRA INDRIANIBawaslu Riau temukan pelanggaran di masa kampanye di wilayah Riau. Dok Bawaslu Riau

PEKANBARU, KOMPAS.com - Selama 20 hari masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) di sembilan daerah di Provinsi Riau, Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) menemukan 23 pelanggaran dan diproses.

Masa kampanye yang dimulai sejak 26 September 2020 lalu, pasangan calon bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota telah melakukan kampanye sebanyak 1.071.

"Dari 1.071 kampanye, terdapat 23 pelanggaran yang dilakukan pasang calon kepala daerah," ujar Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2020).

Ia memaparkan, sanksi pembubaran kampanye bertambah tiga kasus dari 10 hari pertama menjadi lima kasus.

Baca juga: Dukun Cabul Pura-pura Obati Gadis 16 Tahun Pakai Jimat, Korban Disetubuhi

Penambahan kasus pelanggaran kampanye terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, yaitu di Kecamatan Bagan Sinembah, Kecamatan Pujud, dan Kecamatan Tanah Putih.

"Hasil pengawasan kami di 10 hari kedua kampanye ini, ada 3 kegiatan kampanye yang dibubarkan di Kabupaten Rokan Hilir karena tidak memiliki STTP," kata Rusidi.

Untuk penyebaran bahan kampanye, Bawaslu belum menemukan bahan kampanye baru yang disebarkan paslon.

Masih sama seperti sebelumnya, yakni pakaian, penutup kepala, masker, stiker, hand sanitizer, kalender dan kartu nama.

Dari catatan kegiatan kampanye seluruh Riau, jumlah pertemuan terbatas atau tatap muka tertingggi di Kota Dumai, sebanyak 262 kampanye.

Sedangkan pelaksanaan kampanye terendah berada di Kabupaten Kuantan Singingi dengan jumlah sebanyak 43 kampanye.

Sementara itu, total alat peraga kampanye (APK) yang terpasang setelah penertiban yang dilakukan Bawaslu, masih tercatat 1.485 buah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

Regional
Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Regional
Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Regional
Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Regional
Dokter RSUD RA Kartini Meninggal Dunia akibat Covid-19

Dokter RSUD RA Kartini Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Bayi yang Ditemukan Warga di Sawah Ternyata Dibuang Ibu Kandung

Bayi yang Ditemukan Warga di Sawah Ternyata Dibuang Ibu Kandung

Regional
Kronologi Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19 hingga Dinyatakan Sembuh, Anak Sulung Ikut Terpapar

Kronologi Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19 hingga Dinyatakan Sembuh, Anak Sulung Ikut Terpapar

Regional
Dikira Bangkai Kucing Ternyata Mayat Bayi

Dikira Bangkai Kucing Ternyata Mayat Bayi

Regional
Biasa Bayar Listrik Rp 200.000, Pedagang Kelontong Ini Tiba-tiba Ditagih Rp 44 Juta

Biasa Bayar Listrik Rp 200.000, Pedagang Kelontong Ini Tiba-tiba Ditagih Rp 44 Juta

Regional
Mengaku Tentara Amerika Serikat, Pria Ini Tipu PNS Riau Rp 271 Juta

Mengaku Tentara Amerika Serikat, Pria Ini Tipu PNS Riau Rp 271 Juta

Regional
Sempat Bertemu Bupati Situbondo yang Meninggal karena Corona, Khofifah Dipastikan Sehat

Sempat Bertemu Bupati Situbondo yang Meninggal karena Corona, Khofifah Dipastikan Sehat

Regional
Gara-gara Petugas PLN Salah Catat Meter, Tagihan Listrik Warga Ini Melonjak hingga Puluhan Juta Rupiah

Gara-gara Petugas PLN Salah Catat Meter, Tagihan Listrik Warga Ini Melonjak hingga Puluhan Juta Rupiah

Regional
Cerita 2 Warga Gunungkidul yang Tagihan Listriknya Melonjak hingga Puluhan Juta

Cerita 2 Warga Gunungkidul yang Tagihan Listriknya Melonjak hingga Puluhan Juta

Regional
Tipu-tipu Isi Air Galon Palsu di Magetan...

Tipu-tipu Isi Air Galon Palsu di Magetan...

Regional
KPU Gunungkidul Kekurangan Lebih dari 3.000 Surat Suara

KPU Gunungkidul Kekurangan Lebih dari 3.000 Surat Suara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X