Pemprov NTT Gratiskan Biaya Swab dan Rapid Test

Kompas.com - 16/10/2020, 19:05 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memegang buah lontar Dokumen Humas NTTGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memegang buah lontar

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggratiskan biaya rapid test dan swab bagi warga NTT.

Kebijakan itu diambil untuk membantu warga yang saat ini terkena dampak Covid-19.

“Saya sudah menandatangani peraturan gubernur yang berlaku mulai hari ini. Semua masyarakat rapid test dan swab gratis,” ujar Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Laboratorium Biomolekur Kesehatan Masyarakat di Klinik Universias Nusa Cendana Kupang, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: 4 Tahun Kasus Mandek, Siswi Korban Pemerkosaan Gugat Kapolri dan Kapolres Dibantu 13 Advokat

Kebijakan itu termuat dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 61 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Lampiran IV Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2020 tentang tarif layanan kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah WZ Johannes Kupang.

Sebelumnya, Pemprov NTT menetapkan tarif rapid tes sebesar Rp 150.000 dan, dan swab sebesar Rp 900.000.

Viktor menyebut, kebijakan itu sudah melalui perhitungan matang sehingga tidak terlalu membebani daerah.

“Saya sudah hitung dan tidak terlalu banyak pengeluaran,” ujarnya.

Baca juga: Siswi SMA Korban Pemerkosaan Gugat Kapolri dan Kapolres 

Dengan adanya kebijakan ini, warga NTT yang akan melakukan perjalanan ke provinsi lain atau siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke daerah lain, tidak perlu lagi dibebani dengan anggaran rapid test dan swab.

Secara terpisah, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Marius Jelamu menambahkan kebijakan itu tidak berlaku bagi warga yang datang dari luar NTT.

Warga yang datang dari luar daerah kata Marius, wajib membawa hasil rapid test atau swab.

“Kebijakan ini bukan melakukan rapid test atau swab seluruh rakyat, tetapi hanya mereka yang dicurigai saja. Jika mereka butuh swab, tidak dipunggut biaya,” ujar dia. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Regional
Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Regional
238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

Regional
Pelaku Penipuan Pembangunan Rumah Duafa di Aceh Ditangkap

Pelaku Penipuan Pembangunan Rumah Duafa di Aceh Ditangkap

Regional
Minibus Angkut 16 Orang Tabrak Truk di Tol Madiun, 3 Penumpang Tewas Terbakar, Ini Kronologinya

Minibus Angkut 16 Orang Tabrak Truk di Tol Madiun, 3 Penumpang Tewas Terbakar, Ini Kronologinya

Regional
Kasus Korupsi Mobil Dinas di Lampung Timur Dilimpahkan ke Pengadilan

Kasus Korupsi Mobil Dinas di Lampung Timur Dilimpahkan ke Pengadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X