Depresi, Motif Peneror "Video Call" Cabul ke Belasan Mahasiswi UIN Makassar

Kompas.com - 08/10/2020, 20:18 WIB
KMA (oranye) pelaku teror panggilan video cabul terhadap belasan mahasiswi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar saat diamankan di Polrestabes Makassar, Kamis (8/10/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANKMA (oranye) pelaku teror panggilan video cabul terhadap belasan mahasiswi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar saat diamankan di Polrestabes Makassar, Kamis (8/10/2020).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - KMA (26), pelaku teror panggilan video cabul kepada belasan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar kini ditahan di Polda Sulsel usai ditangkap di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. 

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan, aksi teror panggilan video cabul melalui aplikasi WhatsApp itu dilakukan KMA pada bulan September 2020. 

KMA nekat melakukan tindakan pelecehannya itu kata Merdisyam untuk memuaskan hawa nafsu.

Baca juga: Ini Identitas Peneror Video Call Cabul Mahasiswi UIN Makassar

 

Di samping itu, pria yang merupakan mahasiswa drop out UIN Makassar itu juga stres tinggal di rumah lantaran telah mengalami kecelakaan lalu lintas. 

"Motifnya untuk melampiaskan hawa nafsu dan kemudian pelaku ini stres akibat kecelakaan lalu lintas (patah tulang paha)," ujar Merdisyam saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Kamis (8/10/2020).

Merdisyam mengatakan, KMA memang sudah mengenal korbannya sebelumnya. Nomor-nomor korban itu didapatnya dari media sosial Instagram. 

Usai mendapatkan nomor korban, KMA kemudian melakukan aksi cabul itu dengan cara melakukan panggilan video dengan menggunakan nomor pribadinya. Namun, identitas nama dan fotonya dia samarkan. 

"Modus operandi pelakulan melakukan komunikasi, begitu tersambung melakukan kegiatan atau gerakan memegang alat kelamin sambil melakulan video call dengan beberapa korban," ujar Merdisyam. 

Sementara itu, KMA saat diwawancara wartawan mengaku depresi karena telah mengalami kecelakaan. 

"Saya melakukan satu kali dengan orang bernama Ft, dengan WA pribadi. Pake akun palsu. Melakukan di rumah tepatnya Bulukumba," kata KMA. 

Baca juga: Peneror Panggilan Video Cabul Mahasiswi UIN Makassar Ditangkap Polisi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Gelaran Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Gelaran Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X