Pemprov NTB Akan Buka Sekolah di Zona Kuning Covid-19, Persiapan Sudah 99 Persen

Kompas.com - 07/10/2020, 20:52 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

MATARAM, KOMPAS. com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan membuka sekolah di kabupaten atau kota yang menyandang status zona kuning penyebaran Covid-19 pada 12 Oktober 2020.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB Aidy Furqan mengatakan, pihaknya akan mengajukan izin kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB untuk menyelenggarakan sekolah tatap muka.

"Kita akan mengajukan izin pada gugus tugas Covid-19 provinsi untuk memberikan izin tatap muka secara bertahap dan terbatas, pada sekolah-sekolah yang berada di zona kuning," kata Aidy saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (6/10/2020).

Seluruh sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB sederajat telah menyiapkan diri. Mereka melakukan simulasi pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan.

Dalam simulasi, jumlah siswa yang hadir sebanyak 50 persen dari total kapasitas dalam satu kelas. Satu kelas diisi maksimal 18 orang dengan durasi belajar tatap muka juga dipersingkat.

Baca juga: Zona Oranye, Kota Malang Bersiap Izinkan Sekolah Tatap Muka

Aidy mengatakan, simulasi pembelajaran tatap muka sudah sesuai protokol kesehatan.

Hanya saja, siswa masih sering berkerumun saat pulang sekolah.

"Sehingga dari sisi kesiapan, 99 persen teman-teman sudah siap melakukan tatap muka dengan sistem sif atau terbatas pada zona kuning. Karena evaluasi kita menunjukkan di simulasi saja dia siap. Sehingga tidak terlalu sulit bagi sekolah di zona kuning," terang Aidy.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTB, terdapat empat kabupaten yang masuk dalam zona kuning hingga Selasa (6/10/2020).

Di antaranya, Lombok utara, Lombok Tengah, Sumbawa, dan Sumbawa Barat.

"Saat ini sedang diajukan izin dari gugus tugas untuk kita memulai, mungkin minggu depan tanggal 12 (Oktober) kita usahakan mulai membukanya," kata Aidy.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X