Pemkot Denpasar Kesulitan Cari Hotel untuk Tempat Karantina Pasien Covid-19

Kompas.com - 01/10/2020, 19:12 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

DENPASAR, KOMPAS.com - Pemkot Denpasar menyiapkan dua hotel masing-masing berkapasitas 100 orang sebagai tempat karantina pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tempat tinggal sementara tenaga medis.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, baru satu hotel berkapasitas 100 kamar yang didapatkan.

Baca juga: Isolasi Mandiri di Hotel, Ini Hal yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Pasien Covid-19

Pemkot Denpasar masih kesulitan mencari satu hotel lagi sebagai tempat karantina pasien tanpa gejala.

Menurut Dewa Rai, hotel tak bersedia karena terkendal dengan sumber daya manusia. Sebab, pihak hotel mengurus pasien Covid-19, bukan tamu biasa.

"Ada yang belum (bersedia) karena hotel alasan mereka juga karena kesiapan SDM-nya karena yang menginap bukan tamu yang biasa. Ini yang kita pake orang yang sakit masalahnya," kata Dewa Rai di Denpasar, Kamis (1/10/2020).

Pemkot Denpasar masih berkomunikasi dengan sejumlah hotel agar bersedia dijadikan sebagai tempat karantina pasien Covid-19 tanpa gejala.

Hotel untuk karantina dan tempat istirahat petugas medis ini sebagai upaya memutus penularan Covid-19 di klaster keluarga.

Sehingga, rumah sakit hanya fokus menangani pasien yang bergejala sedang hingga berat.

Selama ini, kata Dewa Rai, karantina pasien gejala ringan dan tanpa gejala dilkukan di mess atau tempat karantina yang bekerja sama dengan Pemprov Bali.

"Biar tidak isolasi mandiri atau isolasi di rumah. Makanya Pemerintah mencari tempat isolasi terutama pasien yang positif tapi tidak bergejala atau yang bergejala ringan jadi tidak perlu diisolasi di rumah sakit," katanya.

Dewa Rai menambahkan, anggaran menyewa hotel berasal dari pemerintah pusat. Pemerintah kota diminta mencari hotel yang bersedia dijadikan tempat karantina.

Baca juga: 8.235 Warga Denpasar Jalani Tes Swab sejak Maret, 1.691 Positif Covid-19

Tercatat 2.423 kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar pada Rabu (30/9/2020).

Rinciannya, 2.194  orang (90,55%) dinyatakan sembuh, 50 (20,6%) pasien meninggal, dan 179 orang (7,39%) masih dirawat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektare, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektare, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Karasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Karasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektare

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektare

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
 Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Regional
Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Regional
Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Regional
8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

Regional
Semua Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Total 40 Orang Tewas

Semua Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Total 40 Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X