Kasus Ibu Hamil Diduga Ditelantarkan hingga Meninggal, Wadir RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Kompas.com - 30/09/2020, 16:22 WIB
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bulukumba Aipda Ahmad Fatir KOMPAS.com/NURWAHIDAHKanit Tipidter Satreskrim Polres Bulukumba Aipda Ahmad Fatir

BULUKUMBA, KOMPAS.com - Wakil Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba dr Rizal memenuhi panggilan sebagai saksi atas kasus ibu hamil diduga telah ditelantarkan pihak rumah sakit hingga meninggal dunia.

Pemeriksaan itu berlangsung di ruangan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reskrim Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Diduga Telantarkan Ibu Hamil hingga Meninggal, Direktur RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bulukumba Aipda Ahmad Fatir mengatakan, penyidik telah melayangkan 24 pertanyaan ke dr Rizal.

"Jadi dr Rizal sudah diperiksa sebagai penanggung jawab pasien Andi Rasti, yang meninggal dunia bersama bayinya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulukumba," kata Ahmad Fatir, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (30/9/2020).

Pihaknya akan melihat hasil pemeriksaan untuk mementukan langkah selanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Diduga Ditelantarkan, Ibu Hamil yang Hendak Bersalin Meninggal di RSUD Bulukumba

Diberitakan sebelumnya, Andi Rasti, warga Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, meninggal dunia bersama bayinya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Jumat 7 Agustus 2020.

Andi Haris Ishak, ayah dari Rasti mengatakan, selama berada di ruang bersalin anaknya tidak mendapat penanganan dokter. Padahal, Rasti sudah mengeluh kesakitan.

Keluarga yang mendampingi Rasti di rumah sakit sejak Kamis (6/8/2020) malam sudah menanyakan keberadaan dokter yang bertugas.

Namun, pertanyaan dari keluarga Rasti tidak direspons.

"Saat itu hanya ada bidan dan perawat. Mereka pun tidak bisa melakukan tindakan. Bahkan mereka tidak mendampingi Rasti sampai pagi," kata Ishak, saat dikonfirmasi, Kompas.com, Rabu (12/8/2020).

Kecewa dengan RSUD Bulukumba yang dianggap menelantarkan anaknya, Ishak melapor kejadian itu ke polisi.

Polisi kemudian memanggil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Abdur Rajab, sebagai saksi pada Selasa (15/9/2020).

Tak hanya itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap bidan dan dua orang dokter jaga di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Bulukumba.

"Pemeriksaan berjalan dengan lancar dan telah melakukan klarifikasi kepada direktur, terkait bagaimana pelayanan rumah sakit, apakah sesuai dengan SOP atau tidak," kata Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bulukumba Aipda Ahmada Fatir.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.