Kompas.com - 30/09/2020, 12:16 WIB
Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. ShutterstockIlustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

MADIUN, KOMPAS.com - Jumlah tenaga medis di RSUD dr Soedono Madiun yang terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 16 orang.

Direktur RSUD dr Soedono Madiun Bangun Tripsila Purwaka mengatakan, sebayak 127 pegawai rumah sakit tersebut menjalani tes swab karena memiliki kontak erat dengan 16 tenaga medis yang dinyatakan positif Covid-19 sebelumnya.

Baca juga: 31 Pasien Positif Covid-19 di Ponpes Al Izzah Kota Batu Dinyatakan Sembuh

“Hasil tracing 127 orang tenaga medis didapatkan 15 orang positif. Jumlah itu ditambah satu tenaga medis lagi yang positif setelah melakukan swab mandiri. Jadi totalnya 16 orang,” kata Bangun saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2020).

Sehingga, terdapat 32 tenaga medis positif Covid-19 di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu.

Sebanyak 16 tenaga medis yang dinyatakan positif Covid-19 itu dalam kondisi sehat. Mereka tak memiliki penyakit bawaan.

Tim medis telah melakukan tracing terhadap 16 tenaga medis yang dinyatakan positif tersebut. Sebanyak 45 orang yang diduga melakukan kontak erat menjalani tes swab.

Sementara itu, 16 tenaga medis yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19 akan dipulangkan karena sudah sembuh.

Meski telah dinyatakan sembuh, 16 tenaga medis itu wajib menjalani karantina mandiri.

Sebelumnya, sebanyak 15 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedono Kota Madiun terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka diduga tertular dari salah satu tenaga medis yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: 19 Tahun Rawat Istrinya yang Lumpuh hingga Meninggal, Koestomo: Saya Mengikhlaskan...

“Satu minggu yang lalu ada satu tenaga medis kami yang terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah dilakukan tracing terhadap 45 yang berkontak erat keluar hasil swab 15 orang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Bangun saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/9/2020) malam.

Dari 15 tenaga medis tersebut, 11 orang berasal dari Kota Madiun dan empat orang tinggal di Kabupaten Madiun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X