Kata PDI-P Solo soal Gibran-Teguh Dapat Nomor Urut 1

Kompas.com - 25/09/2020, 17:14 WIB
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo menunjukkan masing-masing nomor urut undian dalam rapat pleno yang digelar KPU di Hotel Sunan Solo, Kamis (24/9/2020). Paslon Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa mendapatkan nomor urut 1 dan paslon jalur perseorangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) mendapatkan nomor urut 2. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo menunjukkan masing-masing nomor urut undian dalam rapat pleno yang digelar KPU di Hotel Sunan Solo, Kamis (24/9/2020). Paslon Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa mendapatkan nomor urut 1 dan paslon jalur perseorangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) mendapatkan nomor urut 2.

SOLO, KOMPAS.com - Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo menanggapi perolehan nomor urut pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang diusungnya, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa.

Paslon Gibran-Teguh mendapatkan nomor urut 1 dalam rapat pleno terbuka pengundian nomor urut yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Solo, Jawa Tengah, Kamis (24/9/2020).

Rudy berharap dengan mendapatkan nomor urut 1 target perolehan suara pasangan Gibran-Teguh di Pilkada 2020 maksimal.

"Tentunya dengan nomor 1 harapan saya perolehan suaranya maksimal. Semua partai pendukung bekerja," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Terkait persiapan kampanye, Rudy mengatakan, mesin partai sudah berjalan. Bahkan, dana kampanye sudah dipersiapkan.

Rudy juga mengatakan, akan memaksimalkan kampanye di tengah pandemi wabah Covid-19.

"Dana kampanye gotong royong. Dari dulu kita gotong royong. Kemarin satu orang ada yang nyumbang Rp 25 juta. Berarti kalau ada 30 orang sudah Rp 750 juta," terang dia.

Menurut dia, kampanye Pilkada 2020 lebih irit karena pandemi wabah Covid-19.

Karena massa pendukung kampanye jumlahnya dibatasi. Pembatasan ini untuk menghindari adanya kerumunan massa.

"Yang penting besok itu hanya operasional untuk Gurakleh (Regu Penggerak Pemilih), kader juang, KSP dan balai warto," katanya.

Baca juga: Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Calon Wali Kota Solo, Gibran berjanji akan menaati protokol kesehatan Covid-19 selama masa kampanye. Dirinya mengatakan, akan lebih banyak melakukan kampanye secara online.

Menurut Gibran, kesehatan warga lebih penting karena masih kondisi pandemi wabah Covid-19.

"Kedepan kampanye kita perketat lagi. Akan didominasi kegiatan-kegiatan online, blusukan online, konser online. Kesehatan warga nomor satu," terang putra sulung Presiden Jokowi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Gerakan 'Rakyat Bantu Rakyat' di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Gerakan "Rakyat Bantu Rakyat" di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

Regional
Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X