Kompas.com - 16/09/2020, 21:34 WIB
Ilustrasi babi Ilustrasi babi

NAGEKEO, KOMPAS.com - Sebanyak 60 ekor babi di Desa Aeremo, Kecamatan Asesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, mati mendadak.

Helena Minggus, warga Desa Aeremo mengatakan, kematian babi di wilayahnya itu terjadi sejak minggu lalu. 

"Sejak minggu lalu sampai hari ini babi milik warga ada terus yang mati. Tidak tahu kena apa," kata Helena, kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu (16/9/2020). 

Helena menuturkan, selama ini, memang petugas Dinas Peternakan Nagekeo pernah mengecek kondisi babi di desa tersebut.

Baca juga: Karyawati Bank di Tuban Ini 3 Kali Jadi Korban Remas Payudara

 

Petugas dinas memberikan vaksin semua babi, tetapi tidak ada perubahan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Helena melanjutkan, jumlah babi milik warga yang mati terus meningkat. 

"Harapannya Dinas Peternakan bisa turun ke lokasi cek semua kondisi babi. Takutnya jumlah babi yang mati terus bertambah," tutur Helena.

Plt Kadis Perternakan Kabupaten Nagekeo, Apolinaris Meo, menuturkan, sejak Agustus lalu, pihaknya aktif memberi edukasi dan memberi vaksin babi milik masyarakat agar tetap sehat.

Apolinaris mengatakan, puluhan babi yang mati saat ini bukan karena virus demam babi afrika. 
Baca juga: 6.919 Ternak Babi Mati Diserang Virus ASF, Pemkab Belu Harap Bantuan Segera Turun

"Yang mati hari ini itu diagnosanya terinfeksi bakteri stretococus. Kebanyakan babi-babi yang mati itu dilepas dan diberikan makanan sisa terutama yang basi," kata Apolinaris, kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu malam.

Apolinaris mengimbau, kepada masyarakat agar jika ada gejala tidak seperti biasanya pada babi, segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan Dinas Peternakan Nagekeo. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.