Diduga Sodomi 3 Bocah SD, Siswa SMA di Purwokerto Ditangkap Polisi

Kompas.com - 16/09/2020, 11:30 WIB
Ilustrasi korban revenge porn SHUTTERSTOCK/DOIDAM 10Ilustrasi korban revenge porn

 

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Seorang siswa salah satu SMA Negeri di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diduga menyodomi tiga bocah laki-laki yang masih duduk di bangku SD.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengatakan, polisi telah mengamankan terduga pelaku berinisial FM (16), warga Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas.

"Tersangka melakukan perbuatan tersebut dengan cara membujuk korban dan menjanjikan akan memberi hadiah coklat," kata Berry saat dihubungi, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Dalih untuk Tambah Tinggi, Seorang Guru Dansa Sodomi Muridnya

Berry menjelaskan, perbuatan cabul itu akhirnya terungkap setelah salah seorang korban menceritakan kepada orangtuanya. Korban mengaku disodomi tersangka di sebuah pos ronda, Rabu (8/9/2020) pekan lalu.

"Saat orangtuanya pulang kerja melihat korban menangis, lalu korban ditanya kenapa menangis dan korban menjawab disodomi tersangka," ujar Berry.

Mendengar penuturan anaknya, orangtua korban langsung mencari keberadaan FM, namun tidak menemukannya. Sehari kemudian orang tua korban baru menemukan pelaku.

"Orangtua korban menanyakan kebenaran cerita korban dan tersangka mengakui telah melakukan perbuatan tersebut. Orangtua korban kemudian melapor ke polisi," kata Berry.

Baca juga: Predator Anak di Cilacap Pernah Jadi Korban Sodomi saat Usia 8 Tahun

Berry mengatakan, berdasarkan hasil pengembangan sementara tersangka diduga telah melakukan perbuatan yang sama kepada dua korban lain.

Atas perbuatannya, tersangka diancam Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Juncto UU Nomor 17 tahun 2016 Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X