Kompas.com - 12/09/2020, 17:02 WIB
Ilustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum ShutterstockIlustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum

LAMPUNG, KOMPAS.com – Kasus Covid-19 di Lampung bertambah sebanyak 44 kasus dengan temuan paling banyak hasil tracing dari pasien-pasien sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana mengatakan, dari total 44 kasus per 12 September 2020, kasus hasil tracing adalah yang paling banyak mencapai 39 kasus.

“Kasus baru sebanyak lima kasus. Dirawat lima orang dan isolasi mandiri sebanyak 39 orang,” kata Reihana saat konferensi pers, Sabtu (12/9/2020).

Reihana mengakui, selama dua minggu terakhir angka fluktuasi belum stabil. Pada sampel swab sebanyak 196, sebanyak 44 sampel dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Seorang Pencuri Motor di Lampung Tewas Dihajar Massa

“Angka reproduksi efektif untuk hari ini 1,03 dan dua minggu terakhir memang berfluktuasi dari 0,89 – 2,17, belum stabil di bawah 1. Dengan itu, pandemi memang belum sepenuhnya terkendali,” kata Reihana.

Adapun kasus hasil tracing itu yakni sebanyak 26 kasus dari Lampung Utara dengan rincian, pasien nomor 512 sampai pasien 517 adalah hasil tracing dari pasien 444.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian pasien 518 sampai pasien 520 adalah hasil tracing pasien nomor 441. Lalu pasien nomor 521 sampai pasien 524 adalah tracing pasien 445.

“Pasien 525 sampai pasien 527 adalah hasil tracing pasien 459,” kata Reihana.

Hasil tracing dari pasien di Lampung Utara ini juga ditemukan dari jalur pasien nomor 402 sebanyak tiga orang yakni pasien 528 sampai pasien 530.

Baca juga: Covid-19 di Lampung Kembali Melonjak, 43 Kasus dalam 2 Hari

Begitu juga dari pasien nomor 447 yang menyebarkan ke tiga pasien lain, yakni pasien 531 sampai 533. Lalu pasien 534 dan 535 hasil tracing pasien 484.

“Lalu pasien 536 tracing dari pasien 481, dan pasien 537 tracing dari pasien 446,” kata Reihana.

Hasil tracing massal juga didapati dari pasien nomor 486 asal Lampung Timur, yakni sebanyak tujuh orang, pasien 540 sampai dengan pasien 547.

“Dari Pesisir Barat sebanyak tiga orang, pasien 552 sampai pasien 554 hasil tracing pasien 446,” kata Reihana.

Kemudian, dua pasien dari Bandar Lampung juga hasil tracing yakni pasien 550 dari pasein 439 dan pasien 551 dari pasien 454.

Sedangkan lima orang pasien yang merupakan kasus baru adalah pasien 548 dan pasien 549 dari Bandar Lampung, pasien 538 (Lampung Tengah), pasien 539 (Pringsewu) dan pasien 555 (Tulang Bawang).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.