Dua Kali Gagal, Aset Abu Tours Senilai Rp 40 Miliar Kembali Dilelang

Kompas.com - 07/09/2020, 17:39 WIB
Mantan direktur Abu Tours Hamzah Mamba saat menghadiri sidang vonis korporasi Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (27/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANMantan direktur Abu Tours Hamzah Mamba saat menghadiri sidang vonis korporasi Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (27/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tim kurator aset Abu Tours yang dibentuk Pengadilan Niaga Makassar akan melelang aset biro perjalanan umrah Abu Tours senilai Rp 40 miliar pada 1 Oktober 2020 mendatang.

Salah satu anggota tim kurator Susi Tan mengatakan, aset tersebut dilelang sebagai rangkaian ganti rugi yang dilakukan PT Abu Tours kepada korban-korbannya baik itu jemaah, agen, mitra, maupun vendor.

Proses pelelangan ini, kata Susi Tan, sudah yang ketiga kalinya setelah dua kali rencana pelelangan gagal terlaksana.

Aset yang akan dilelang tersebut mayoritas di Kota Makassar.

"Banyak sekali itemnya (yang dilelang). Pokoknya yang orang lihatlah kayak rumahnya yang besar itu. Ruko-rukonya, mobil-mobilnya. Terutama kantor di Jalan Baji Gau dan Kakaktua itu nanti 1 Oktober," kata Susi saat melalui sambungan telepon, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Kendaraan Mewah Bos Abu Tours Segera Dilelang, Hasilnya Dibagikan ke Korban

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Susi mengatakan, dua kali kegagalan pelelangan sebelumnya terjadi karena aset-aset tersebut tidak laku.

Aset yang tidak laku itu berupa kendaraan mobil mewah serta motor Abu Tours maupun Hamzah Mamba (direktur utama Abu Tours),

Untuk itu, pelelangan aset Abu Tours berupa kendaraan mobil dan motor bakal dilaksanakan kembali pada akhir Oktober.

Sementara itu, aset Abu Tours yang juga tidak laku di pasaran saat pelelangan yakni pesantren yang berada di Gowa.

"Kalau kendala tidak ada di pihak kami. Tapi memang kami tidak bisa menentukan kalau misalnya harganya mahal atau katakanlah daya beli masyarakat pada saat ini mungkin masih kurang karena kondisi Covid-19 ini kan, ekonomi masyarakat melemah," ujar Susi.

Baca juga: Kurator Baru Kumpulkan Rp 8,1 M Aset Abu Tours dari Total Utang Rp 1,6 Triliun

Susi menjelaskan, proses pelelangan ini bakal dilaksanakan secara daring melalui situs resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.

Pelelangan ini sendiri bakal dilaksanakan secara bertahap.

"Memang pelaksanaannya bertahap. Karena memang tergantung, ada asetnya dipegang sama bank, berarti kan kita harus berhubungan sama bank, atau yang asetnya misalnya belum diketahui lokasinya, ada yang surat-suratnya tidak lengkap, begitulah pokoknya," ujar Susi.

Dia menambahkan, bila proses pelelangan ini berhasil akan dikumpulkan terlebih dahulu dan baru dibagikan bila seluruh aset Abu Tours sudah laku terjual.

Sementara itu, Anugrah, salah satu mantan agen Abu Tours yang turut mengalami kerugian akibat penipuan yang dilakukan Hamzah Mamba dan istrinya berharap proses lelang dilakukan secara terbuka dan bisa diawasi oleh seluruh korban.

Anugrah menambahkan, korban-korban Abu Tours turut diperbolehkan untuk ikut pelelangan yang dibuka tim kurator.

"Kalau ada dari salah satu dari korban misalnya mau membeli aset itu, kenapa tidak untuk tidak dilepas," kata Anugrah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X