Kompas.com - 31/01/2020, 18:48 WIB
Mantan direktur Abu Tours Hamzah Mamba saat menghadiri sidang vonis korporasi Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (27/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANMantan direktur Abu Tours Hamzah Mamba saat menghadiri sidang vonis korporasi Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (27/11/2019).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tim kurator Pengadilan Niaga Makassar bergerak cepat mengumpulkan aset PT Amanah Bersama Umat (Abu Tours) Travel usai keempat mantan pimpinannya divonis inkrah oleh majelis hakim Mahkamah Agung. 

Pengumpulan aset yang dilakukan tim kurator tersebut berdasarkan putusan hakim Pengadilan Niaga Makassar yang telah mempailitkan perusahan biro perjalanan umrah tersebut.

Lalu, memerintahkan untuk mengembalikan keseluruhan biaya yang digelapkan ke agen, perusahaan (vendor), dan jemaah. 

Baca juga: Kasus Pencucian Uang Jemaah, Abu Tours Dihukum Denda Rp 1 Miliar

Ketua Tim Kurator Aset Abu Tours Tasman Gultom mengungkapkan, sejauh ini pihaknya baru appraisal aset senilai Rp 8,1 miliar dari total tagihan senilai Rp 1,6 triliun.

"Yang sudah diappraisal itu nilainya Rp 8,1 miliar dari total kerugian Rp 1,6 triliun. Yang belum diappraisal belum diserahkan ke kami. Nanti kalau sudah diserahkan langsung appraisal," kata Tasman saat diwawancara di PN Makassar, Jumat (31/1/2019).

Aset yang diappraisal itu, kata Tasman, terdiri dari tanah, bangunan, hingga kendaraan yang telah disita Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Aset yang dikumpulkan ini berada di kota Tangerang, Kendari, dan Makassar. 

Tasman mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk merampungkan aset-aset Abu Tours yang berada di kota-kota lainnya. 

Rencananya aset-aset tersebut bakal dilelang sebelum hasilnya dikembalikan kepada kreditur, yakni agen, jemaah, dan vendor. 

"Kendalanya tidak ada, kami masih normal-nomal saja. Ini juga tidak lambat karena ini masih proses dan baru berjalan setahun. Kalau kami ini sih cepat. Rencanaya masih dikoordinasikan secepatnya," tambah Tasman. 

Baca juga: Kasasi Bos Abu Tours Ditolak, Pengacara Bakal Ajukan PK

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X