Kasus Pencucian Uang Jemaah, Abu Tours Dihukum Denda Rp 1 Miliar

Kompas.com - 27/11/2019, 15:32 WIB
Mantan direktur Abu Tours Hamzah Mamba saat menghadiri sidang vonis korporasi Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (27/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANMantan direktur Abu Tours Hamzah Mamba saat menghadiri sidang vonis korporasi Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (27/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar memvonis korporasi PT Amanah Bersama Umat (Abu) Tours Travel berupa denda sebesar Rp 1 miliar.

Hal itu diputuskan hakim dalam sidang kasus pencucian uang jemaah Abu Tours di PN Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (27/11/2019).

Dalam sidang tersebut, ketua majelis hakim Denny Lumban Tobing mengungkapkan bahwa PT Abu Tours melalui direkturnya Hamzah Mamba terbukti melakukan pencucian uang jemaah calon peserta umrah.

Hal itu sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum yang menggunakan Pasal 3 jo Pasal 6 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa PT Amanah Bersama Umat yang diwakili H. Muh Hamzah Mamba alias Abu Hamzah alias Hamzah alias Pak Abu alias Anca Bin Sapareng Mamba dengan pidana denda sebanyak Rp 1 miliar," kata Denny saat membacakan putusan.

Baca juga: Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Jika denda tersebut tidak dibayar, Hamzah Mamba wajib memberikan aset pribadinya yang nilainya sama dengan denda Rp 1 miliar yang diputuskan oleh majelis hakim.

Namun, jika tidak mencukupi, maka masa tahanan penjara bos Abu Tours itu ditambah selama 1 tahun.

Ada beberapa hal-hal yang memberatkan putusan, sehingga hakim memberikan denda sebesar Rp 1 miliar tersebut.

Salah satunya, Hamzah Mamba dinilai menipu masyarakat dengan menyebar pengumuman di beberapa kota mengenai harga umrah murah yang di bawah harga rasional.

"Terdakwa sudah tahu perusahaannya rugi, tapi masih terus membuka pendaftaran," ucap hakim Denny.

Dalam putusan, hakim memerintahkan agar aset Abu Tours senilai Rp 250 miliar harus dikembalikan kepada korban yang berhak menerimanya melalui kurator yang sudah ditetapkan dalam putusan PN Niaga Makassar.

"Barang bukti Hamzah Mamba, berupa rekening dan barang sitaan berdasarkan ketetapan ketua PN Makassar dikembalikan ke jemaah melalui kurator," kata Denny. 

Baca juga: Mal di Kota Malang Imbau Karyawan Tidak Pakai Atribut Natal



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Regional
PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

Regional
Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X