Kompas.com - 31/08/2020, 20:33 WIB
Ilustrasi Tembakau Ilustrasi Tembakau

Sebab, pada saat panen, harga tembakau petani tidak seimbang dengan biaya yang sudah dikeluarkan.

“Setidaknya ada enam gudang di Kabupaten Probolinggo yang membeli tembakau petani. Sesungguhnya, dengan gudang tembakau sebanyak itu, kalau gudang mau berbagi, tembakau lokal bisa terbeli semua. Malah gudang kekurangan tembakau lokal. Kalau gudang-gudang itu juga membeli tembakau dari luar kota, ya rusak tembakau lokal ini harganya,” ujar Wahid.

Wahid mengingatkan, saat ini ekonomi nasional tidak menentu. Pertumbuhan ekonomi minus 5 persen gara-gara pandemi Covid-19.

Maka, satu-satunya harapan adalah di sektor pertanian dan perkebunan.
Saat ini, lanjut Wahid, tembakau petani dihargai Rp 10.000-15.000 per kilogram.

Tentu saja dengan harga segitu petani menjerit. Idealnya, daun tembakau bagian bawah dihargai Rp 26.000 per kg, sedangkan daun bagian atas Rp 30.000 ke atas.

Wahid menuturkan, persoalan yang dihadapi petani tembakau di Kabupaten Probolinggo selalu sama tiap tahun.

Baca juga: Nasib Petani Tembakau di Probolinggo, Diincar Tengkulak, Harga Pupuk Selangit

Karenanya, pihaknya mengusulkan agar dewan membuat perda inisiatif tentang tata niaga pertembakauan.

Apalagi, di Kabupaten Probolinggo, lahan perkebunan tembakau makin tahun tambah luas.

Dulu di kecamatan yang tanahnya tidak bagus ditanam tembakau, malah mutunya mengalahkan tembakau di kecamatan yang langganan ditanam tembakau.

Misalnya tembakau di Kecamatan Krejengan, kualitasnya tidak kalah dari tembakau Kecamatan Paiton atau Kotaanyar.

Sementara, salah satu pimpinan gudang tembakau di Kabupaten Probolinggo, belum memberikan keterangan. Ia tidak menjawab panggilan maupun pesan singkat dari Kompas.com.

Sebelumnya, sejumlah petani tembakau mencopot daun tembakau dan membakar tembakau rajangan karena kecewa gudang tembakau tidak segera dibuka.

Aksi itu terjadi di Desa Petunjungan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Senin (31/8/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X