Aniaya Terduga Pencuri hingga Tewas, 9 Nelayan di Tegal Diancam 12 Tahun Penjara

Kompas.com - 27/08/2020, 17:21 WIB
Kapolsek Tegal Barat Kompol Evi Wijayatni memberikan keterangan pers terkait aksi pengeroyokan oleh sembilan nelayan yang mengakibatkan korban tewas, di Mapolsek Tegal Barat, Kamis (27/8/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKapolsek Tegal Barat Kompol Evi Wijayatni memberikan keterangan pers terkait aksi pengeroyokan oleh sembilan nelayan yang mengakibatkan korban tewas, di Mapolsek Tegal Barat, Kamis (27/8/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Sembilan orang nelayan ditetapkan sebagai tersangka setelah mengeroyok satu orang yang diduga pencuri hingga korban tewas di kawasan Pelabuhan Jongor, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, pasa Selasa (25/8/2020) lalu.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari melalui Kapolsek Tegal Barat Kompol Evi Wijayatni mengatakan, kesembilan tersangka memiliki peran masing-masing saat menganiaya korban Suhar (38) warga Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

"Semua ada sembilan orang. Masing-masing memiliki peran, ada yang memukul dan menendang," kata Kapolsek Tegal Barat Kompol Evi Wijayatni, dalam konferensi pers di Mapolsek Tegal Barat, Kamis (27/8/2020).

Baca juga: Diduga Curi Dinamo Kapal di Pelabuhan, Warga Tegal Tewas Diamuk Massa

Evi menjelaskan, kejadian bermula, saat para tersangka memergoki korban tengah membawa dinamo kapal.

Mereka menduga barang yang dibawa korban merupakan hasil mencuri.

"Awalnya korban diduga mencuri dinamo kapal. Kemudian kepergok, dan ditangkap oleh mereka. Saat mau ditanyain terjadilah keributan," terang Evi.

Usai dikeroyok, korban ditinggalkan para tersangka tergeletak seorang diri.

Polisi yang mendapat informasi adanya aksi main hakim sendiri itu langsung menuju lokasi.

"Anggora piket Reskrim mendapat informasi ada keributan. Saat ke lokasi ditemukan seseorang tergeletak dan luka-luka, namun masih bernapas. Dibawa ambulans dan dinyatakan meninggal setelah baru tiba di IGD rumah sakit," kata Evi.

Baca juga: Kronologi Ibu Aniaya Anak Kandung Usia 5 Tahun, Dibantu Pacar Pukuli Korban hingga Patah Tangan

Salah satu tersangka, Rosadi alias Lukman (44), yang berprofesi sebagai penjaga malam mengatakan, warga mengaku geram terhadap pencuri karena sering kehilangan barang di dalam kapal nelayan.

"Bukan sekali dua kali. Misal travo, freon, uang, dompet, handphone dan barang barang yang ada di kapal milik nelayan sering hilang," kata Lukman.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X