7 Hakim dan 19 Pegawai Positif Covid-19, Pengadilan Agama Surabaya Ditutup

Kompas.com - 14/08/2020, 20:12 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

SURABAYA, KOMPAS.com - Kantor Pengadilan Agama Surabaya menutup sebagian layanan selama dua pekan sejak Kamis (13/8/2020).

Penutupan itu dilakukan setelah 26 orang di Pengadilan Agama Surabaya dinyatakan positif Covid-19.

Mereka terdiri dari tujuh hakim dan 19 pegawai.

"Sebenarnya ada satu istri hakim juga yang positif Covid-19, jadi total keluarga besar Pengadilan Agama Surabaya ada 27 yang positif Covid-19," kata Panitera Pengadilan Agama Surabaya Abdus Syakur saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2020) sore.

Baca juga: Siap Ramaikan Pilkada Surabaya, Putra Sulung Risma Sudah Punya Tim Relawan

Abdus mengatakan, 27 kasus positif Covid-19 itu ditemukan berdasarkan hasil tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang keluar pada Rabu (12/8/2020).

Menurut Abdus, puluhan pasien positif Covid-19 itu tampak sehat dan tak mengalami gejala klinis.

"Kalau tes swab-nya serentak pada 5 Agustus lalu setelah ada dua pegawai kami yang sakit dan ternyata positif Covid-19," jelasnya.

Sebanyak 27 pasien positif Covid-19 itu menjalani isolasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sejak Kamis (13/8/2020).

Layanan PA Surabaya terbatas

Selama penutupan kantor, PA Surabaya tak menerima pendaftaran perkara. Mereka juga tak menggelar sidang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X