Oknum Dosen Tepergok Sedang Seks Oral ke Remaja Laki-laki

Kompas.com - 14/08/2020, 14:35 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang oknum dosen di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Palembang, Sumatera Selatan, tertangkap tangan sedang melakukan seks oral terhadap anak laki-laki yang masih di bawah umur.

Perbuatan pelaku tepergok oleh petugas kepolisian yang sedang berpatroli.  

Oknum dosen laki-laki yang diketahui berinisial RN (43) itu saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang.

Kasat Shabara Polrestabes Palembang AKBP Sonny Triyanto mengatakan, peristiwa itu terbongkar ketika tim Hunter Charlie 2 melakukan patroli di sekitar kawasan Jalan Gubernur H Bastari, Kecamatan Jakabaring, pada Kamis (13/8/2020) sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca juga: Kasus Dugaan Pencabulan Guru Ngaji di Makassar Naik ke Penyidikan

Kemudian, petugas menemukan adanya dua orang laki-laki yang sedang berada di dalam pondok tanpa penerangan. 

Karena curiga, polisi langsung menghampirinya dan mendapati oknum dosen tersebut sedang melakukan seks oral dengan seorang anak laki-laki. 

"Oknum dosen ini sempat mencoba kabur saat kita datangi. Setelah diperiksa akhirnya dia mengakui perbuatannya," kata Sonny saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Jumat (14/8/2020).  

Baca juga: Pengakuan Dosen yang Tertangkap Saat Seks Oral Remaja Laki-laki: Memang Sengaja Cari Korban Anak-anak

Sonny menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara, korban inisial NV (14) diimingi oleh pelaku RN dengan uang Rp 20.000 untuk satu kali seks oral.

Bahkan, RN juga sempat melakukan hal serupa terhadap seorang anak lain inisial AN (14) yang merupakan teman dari NV. 

"Dugaannya korban lebih satu, rata-rata mereka dikasih uang Rp 20.000 untuk satu kali seks oral," ujarnya. 

Baca juga: Gadis Diperkosa 8 Pria, P2TP2A Cianjur Catat 24 Kasus Cabul Sejak Januari 2020

Atas perbuatannya, RN diancam dijerat Undang-undang 35 tahun 2013 tentang kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. 

"Kasusnya sekarang sedang ditangani Satreskrim, pelaku masih diperiksa,"tutup Sonny.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Regional
Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Regional
Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Regional
Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Regional
Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Regional
Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Regional
Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Regional
Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X