Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Kompas.com - 13/08/2020, 20:28 WIB
Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra saat diwawancarai awak media usai acara konsultasi publik pertama Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) calon ibu kota negara di Samarinda, Kaltim, Kamis (13/8/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONWakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra saat diwawancarai awak media usai acara konsultasi publik pertama Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) calon ibu kota negara di Samarinda, Kaltim, Kamis (13/8/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar konsultasi publik pertama Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) calon ibu kota negara di Samarinda, Kalimantan Timur.

Wakil Menteri ATR Surya Tjandra mengatakan tahapan konsultasi publik ini menghimpun semua harapan dari publik terkait rencana ibu kota negara, yang rencana dipindah ke Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.

“Ini modal awal untuk rencana kedepan. Saat ini butuh masukan dari masyarakat selain fisik, geografis tapi juga sosial budaya dan lain-lain,” ungkap Surya ditemui usai kegiatan di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Pemkab PPU Dukung Pembangunan Lanud Berskala Besar di Ibu Kota Negara Baru

Selain itu, Surya juga memastikan tidak ada pemukiman atau perkampungan di sekitar wilayah ibu kota negara yang tergusur saat pembangunan.

“Enggak ada masalah gituan (gusur) warga. Justru salah satu alasan dipilih karena enggak ada masalah gituan (gusur). Sudah dipertimbangkan,” tutur dia.

Prinsipnya pembangunan ibu kota negara ini tidak akan tergesa-gesa. Proses pembangunannya butuh waktu lama, bahkan bisa belasan tahun.

“Pengalaman di Malaysia, Putra Jaya butuh 12 tahun. Kemudian di Korea Selatan butuh 18 tahun. Jadi enggak tergesa-gesa ini,” jelas dia.

Baca juga: Tantangan Membangun Transportasi di Ibu Kota Negara Baru

Karena itu, menghimpun masukan masyarakat, mengidentifikasi peluang dan tantangan tata ruang ibu kota negara, perlu dilakukan secara matang.

"Salah satu konsen kita dalam pembangunan ibu kota negara adalah konservasi lingkungan. Itu yang paling penting," sebutnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Regional
Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X