Gugus Tugas Covid-19 Tasikmalaya Bubarkan Remaja Nongkrong Tengah Malam di Jalanan

Kompas.com - 12/08/2020, 13:49 WIB
Petugas Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya, sedang membubarkan paksa remaja nongkrong yang bergerombol di Salah satu Jalan Perkotaan Tasikmalaya, Rabu (12/8/2020) dini hari tadi. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPetugas Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya, sedang membubarkan paksa remaja nongkrong yang bergerombol di Salah satu Jalan Perkotaan Tasikmalaya, Rabu (12/8/2020) dini hari tadi.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya menggelar razia dan membubarkan anak-anak remaja yang masih bandel berkerumun di tengah malam sampai dini hari di sekitar jalan perkotaan, Rabu (12/8/2020) dini hari.

Petugas pun masih mendapati tempat usaha yang memaksakan buka melebihi jam malam saat adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang diberlakukan selama ini.

Petugas gabungan pun langsung menutup paksa tempat usaha seperti cafe dan minimarket yang bandel melanggar aturan.

"Kami terpaksa menutup paksa tempat usaha yang melanggar jam malam itu. Termasuk, membubarkan paksa juga anak-anak muda yang asyik berkerumun dan nongkrong di pinggir jalan. Kami pun tiap malam terus berpatroli ke beberapa titik lokasi keramaian seperti Jalan HZ, Jalan Siliwangi, Jalan Cilolohan dan lainnya," jelas Kasi Dalops Satpol PP Kota Tasikmalaya, Sandi Asugih, kepada wartawan, Rabu pagi.

Baca juga: Kontainer Terguling di Tanjakan Gentong, Jalur Tasikmalaya-Bandung Macet Panjang Dua Arah

Sandi menambahkan, pihaknya rutin melakukan kegiatan tersebut sebagai bentuk penegakkan aturan kedisiplinan yang manfaatnya untuk masyarakat bersama mencegah penyebaran corona.

Tim gugus tugas sendiri merupakan tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD dan Dinas Perhubungan setempat.

Aksi tim gugus tugas pun terekam kamera video dan sempat viral mengundang berbagai macam komentar para netizen di berbagai media sosial.

"Ya, semalam kita bubarkan paksa rombongan mobil-mobil anak muda itu. Mereka sedang nongkrong melebihi jam malam yaitu pulul 23.00 WIB. Jadi kami bubarkan paksa dan sebelumnya kami berikan teguran," tambahnya.

Selain membubarkan para remaja yang nongkrong di pinggir jalan, lanjut Sandi, pihaknya pun mendapati beberapa sarana olahraga yang masih berkegiatan malam seperti badminton di beberapa wilayah.

Baca juga: Geng Motor Masih Berkeliaran di Tasikmalaya dan Serang Warga

Mereka pun sama mendapatkan sanksi teguran supaya membubarkan diri apabila sudah melebihi jam malam sampai pukul 23.00 WIB.

"Bukan hanya minimarket, kafe dan anak nongkrong saja. Mereka yang sedang berolahraga malam melebihi batas waktu jam malam pun, kita berikan sanksi teguran untuk segera membubarkan diri," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
D'Season Bantah Jadi Tempat Isolasi Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19

D'Season Bantah Jadi Tempat Isolasi Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19

Regional
Seorang Gadis Ditikam Pamannya Sendiri, Motifnya Sakit Hati dengan Orangtua Korban

Seorang Gadis Ditikam Pamannya Sendiri, Motifnya Sakit Hati dengan Orangtua Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X