Kompas.com - 08/08/2020, 16:31 WIB
Edy Rahmayadi bersama istrinya Nawal Lubis menyampaikan permohonan maaf kepada para sahabat dan tokoh, juga masyarakat yang tidak memungkinkan diundang hadir di pernikahan putri keduanya Siti Andira Rahmayana, Jumat (7/8/2020) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutEdy Rahmayadi bersama istrinya Nawal Lubis menyampaikan permohonan maaf kepada para sahabat dan tokoh, juga masyarakat yang tidak memungkinkan diundang hadir di pernikahan putri keduanya Siti Andira Rahmayana, Jumat (7/8/2020)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi akan menikahkan anak keduanya, Siti Andira Rahmayana yang baru saja mendapatkan gelar dokter dengan Arie Maulana Basri.

Pernikahan dan resepsi dilaksanakan secara sederhana dan hanya dihadiri keluarga inti di Rumah Dinas Gubernur Sumut pada Minggu (9/8/2020).

Acara tersebut akan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya adalam membatasi jumlah tamu.

"Tamu sangat dibatasi, hanya sekitar 25 undangan, selebihnya adalah keluarga inti," jelas Pelaksana tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut Irman Oemar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2020).

Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

Irman mengatakan prosesi pernikahan Siti dan Arie sudah berlangsung sejak awal Agustus 2020 lalu.

Mulai dari khataman Al-quran, pengajian hingga puncak acara akad nikah pada Minggu nanti.

Karena pembatasan jumlah tamu undangan, menurut Irman, Gubernur edy dan istrinya, Nawal Lubis Rahmayadi menyampaikan permohonan maaf pada sahabat dan tokoh dan masyarakat yang tak memungkinkan untuk diundang diacara resespi pernikahan sang putri.

“Bapak Gubernur dan istri menyampaikan harapan agar masyarakat yang tidak mendapat undangan tidak berkecil hati dan memohon kiranya memberikan doa restu untuk kedua mempelai,” jelas Irman.

Baca juga: Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

Saksikan anak wisuda secara online

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mendengarkan penjelasan Plh Dirut RSUP HAM Zainal Safri bahwa ruang isolasi tambahan dibuat dengan tingkat keamanan tinggi sehingga tidak memungkinkan ada pasien melarikan diri, Senin (20/7/2020)Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mendengarkan penjelasan Plh Dirut RSUP HAM Zainal Safri bahwa ruang isolasi tambahan dibuat dengan tingkat keamanan tinggi sehingga tidak memungkinkan ada pasien melarikan diri, Senin (20/7/2020)
Tak hanya menggelar resepsi secara sederhana. Gubernur Edy juga menyaksikan yudisium dan pengangkatan sumpah dokter sang anak secara online dari rumah pribadinya di Kabupaten Deli Serdang.

Siti adalah angkatan XXI Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Ia lulus dengan IPK 3,95 dan resmi bergelar dokter bersama 79 mahasiswa lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X