Fakta Mayat Luka Tembak di Purwakarta, Ada Pelat Mobil Ganda, Diduga Kelompok Pembobol Rumah

Kompas.com - 06/08/2020, 17:10 WIB
Sesosok mayat ditemukan mobil di dekat Jalan Tol Sadang,  tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/8/2020). HANDOUTSesosok mayat ditemukan mobil di dekat Jalan Tol Sadang, tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/8/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Mayat seorang pria dengan luka tembak ditemukan di dalam mobil yang terparkir di dekat Jalan Tol Sadang Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020).

Mayat pria tersebut pertama kali di temukan warga Desa Mulyamekar sekitar pukul 06.30 WIB.

Wawan Darmawan salah seorang saksi mata bercerita mobil tersebut sudah terparkir saat ia berangkat shalat Shubuh sekitar pukul 04.30 WIB.

Hanya saja ia tak memperhatikan detail keberadaan mobil tersebut.

Wawan baru mengetahui ada mayat dalam mobil tersebut setelah diberi tahu oleh tetangganya.

Baca juga: Geger Mayat dengan Luka Tembak dalam Mobil, Korban Diduga Anggota Komplotan Penjahat

Saat dicek, ada lubang di kaca mobil di bagian kiri, depan, belakang, dan kanan. Kuat dugaan lubang tersebut adalah bekas tembakan.

Selain itu ban mobil tesebut juga pecah.

"Saya pun langsung ke sana dan melihat ada mayat yang memang ada luka tembak," ujar Wawan saat dihubungi, Kamis.

"Mayat itu dalam keadaan telungkup, masih muda, rambutnya gondrong. Banyak luka dan darah," ujar dia.

Baca juga: Geger Penemuan Jenazah di Dalam Mobil di Purwakarta

Mobil miliki dua plat nomor

Sesosok mayat ditemukan mobil di dekat Jalan Tol Sadang,  tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/8/2020).HANDOUT Sesosok mayat ditemukan mobil di dekat Jalan Tol Sadang, tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/8/2020).
Wawan mengatakan ada kejanggaan dari mobil tersebut. Salah satunnya adalah mobil warna hitam itu memiliki dua pelat nomor.

Pelat yang terpasang adalah T 1143 AG. Namun saat dilepas ada pelat lain yakni B 1170 VKH.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasatpantas Polres Purwakarta AKP Zanuar Wibowo.

Ia mengatakan jika pelat nomor yang terpasang adalah nomot palsu. Sedangkan nomor yang benar adalah B 1170 VKH.

"Iya yang benar itu pelat B," ujar Zanuar kepada Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Seorang PNS di Purwakarta Sodomi 5 Anak, Korban Diincar, Diajak Main Timezone

Selain itu dari pengecekan pajak di sistem yang ada di Samsat, mobil plat nomor tersebut berwarna putih namun diubah menjadi hitam.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta AKP Fitran Romajimah mengatakan, mayat dalam mobil tersebut diduga adalah salah satu pelaku pembobolan rumah di Desa Munjuljaya, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.

Ia menyebutkan jikan polisi sempat berpapasan dengan mobil yang dicurigai digunakan untuk membobol dan sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Namun polisi kehilangan jejak.

"Pada saat dihadang, dari mobil tersebut mengeluarkan tembakan," ujar Fitra.

Baca juga: Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Pada pukul 07.00 WIB, pihak kepolisian mendapat informasi penemuan mayat dalam mobil tersebut.

Di mobit tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya linggis, gunting, pelat nomor kendaraan palsu dan mobil avanza hitam.

"Saat ini tim tengah mencari pelaku yang diduga melarikan diri," ujar Fitra

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Farida Farhan | Editor: Aprillia Ika, Abba Gabrillin)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Berteduh Saat Hujan, Seorang Petani Tewas Tersambar Petir

Hendak Berteduh Saat Hujan, Seorang Petani Tewas Tersambar Petir

Regional
Polisi Tangkap 2 Pelaku Perusak Kantor DPRD DIY Saat Demo Tolak Omnibus Law

Polisi Tangkap 2 Pelaku Perusak Kantor DPRD DIY Saat Demo Tolak Omnibus Law

Regional
Kronologi 5 Anak yang Hilang Saat Gunung Ile Lewotolok Erupsi Ditemukan

Kronologi 5 Anak yang Hilang Saat Gunung Ile Lewotolok Erupsi Ditemukan

Regional
Serka Silvi, Tentara Wanita yang Lolos Ikut Misi PBB ke Lebanon, Rela Tinggalkan 2 Anak Kecil demi Tugas Mulia

Serka Silvi, Tentara Wanita yang Lolos Ikut Misi PBB ke Lebanon, Rela Tinggalkan 2 Anak Kecil demi Tugas Mulia

Regional
6.868 Surat Suara Pilkada Kabupaten Kediri Rusak, Ada yang Robek dan Gambarnya Tembus

6.868 Surat Suara Pilkada Kabupaten Kediri Rusak, Ada yang Robek dan Gambarnya Tembus

Regional
Menyamar Jadi Petugas Telkom, Kawanan Pencuri Kabel Lintas Provinsi Diringkus Polisi

Menyamar Jadi Petugas Telkom, Kawanan Pencuri Kabel Lintas Provinsi Diringkus Polisi

Regional
Bantu Sewa Posko Cagub Sumbar, Kasatpol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu

Bantu Sewa Posko Cagub Sumbar, Kasatpol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Detik-detik Seorang Wanita Tersambar Petir, Suami Gendong Mayat Korban Sambil Cari Bantuan

Detik-detik Seorang Wanita Tersambar Petir, Suami Gendong Mayat Korban Sambil Cari Bantuan

Regional
Puluhan Warga Desa di Buton Keracunan Diduga karena Santap Makanan Pesta Pernikahan

Puluhan Warga Desa di Buton Keracunan Diduga karena Santap Makanan Pesta Pernikahan

Regional
15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Berlakukan WFH

15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Berlakukan WFH

Regional
Seorang Wanita Tewas Disambar Petir Saat Hendak Berteduh di Pondok Dekat Sawah

Seorang Wanita Tewas Disambar Petir Saat Hendak Berteduh di Pondok Dekat Sawah

Regional
Demo Buruh Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Periksa Pjs Bupati Cianjur

Demo Buruh Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Periksa Pjs Bupati Cianjur

Regional
3 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Gagal Peringati Setahun Ayah Meninggal

3 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Gagal Peringati Setahun Ayah Meninggal

Regional
Jabar Kaji Kebijakan Pemilih Jalani 'Rapid Test' Sebelum Mencoblos

Jabar Kaji Kebijakan Pemilih Jalani "Rapid Test" Sebelum Mencoblos

Regional
Innova Ringsek usai Tabrak Kereta yang Melintas, 2 Orang Dilarikan ke RS

Innova Ringsek usai Tabrak Kereta yang Melintas, 2 Orang Dilarikan ke RS

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X