Geger Mayat dengan Luka Tembak dalam Mobil, Korban Diduga Anggota Komplotan Penjahat

Kompas.com - 06/08/2020, 15:38 WIB
Sesosok mayat ditemukan mobil di dekat Jalan Tol Sadang,  tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/8/2020). HANDOUTSesosok mayat ditemukan mobil di dekat Jalan Tol Sadang, tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/8/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Warga Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta digegerkan oleh penemuan sesosok mayat dengan luka tembak di dalam mobil di dekat Jalan Tol Sadang, tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/8/2020).

Wawan Darmawan (49) warga Desa Mulyamekar, mengaku awalnya diberi tahu tetangga ada mayat dalam mobil pada pukul 06.30 WIB.

Wawan mengakui pada saat ia berangkat ke masjid untuk Shalat Subuh pada pukul 04.30 WIB, ada mobil terparkir di tempat kejadian perkara. Hanya saja, saat itu ia tak memperhatikan.

Baca juga: Geger Penemuan Jenazah di Dalam Mobil di Purwakarta

Dia mengungkap ada sejumlah kejanggalan dalam penemuan mayat dengan luka tembak dalam mobil tersebut.

Wawan mengungkapkan, terdapat lubang pada kaca mobil yang diduga bekas tembakan pada bagian kiri, depan, belakang, dan bagian kanan. Ban mobil juga pecah.

"Mayat itu dalam keadaan telungkup, masih muda, rambutnya gondrong. Banyak luka dan darah," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (06/08/2020).

Baca juga: Terbakar Cemburu, Remaja 17 Tahun Jerat Pacar hingga Tewas Usai Berhubungan Badan

Plat nomor ganda, cat diubah

Mobil berwarna hitam tersebut berpelat nomor polisi T 1143 AG. Namun setelah dilepas, ada pelat nomor lain yakni B 1170 VKH.

Berdasarkan informasi dari pengecekan pajak di sistem yang ada pada samsat, mobil tersebut berwarna putih namun diubah menjadi hitam. 

Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Zanuar Cahyo Wibowo pun membenarkan bahwa memang pelat nomor mobil tersebut palsu dan yang benar ialah B 1170 VKH.

"Iya yang benar itu pelat B," ujar Zanuar kepada Kompas.com, Kamis. 

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Tiri yang Keterbelakangan Mental, Diintip Saksi Melalui Lubang di Dinding

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Regional
Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Regional
Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Regional
Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak 'Besok Kiamat'

Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak "Besok Kiamat"

Regional
Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Regional
Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Regional
Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Regional
Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Regional
Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Regional
Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Regional
Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Regional
Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Regional
Garut Darurat Covid-19, Ini Langkah yang Diambil Pemda

Garut Darurat Covid-19, Ini Langkah yang Diambil Pemda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X