18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

Kompas.com - 04/08/2020, 12:10 WIB
Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/prasPengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia.

KUNINGAN, KOMPAS.com - Sebanyak 19 petugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kabupaten Kuningan Jawa Barat, dinyatakan Positif Covid-19. Sejumlah pelayanan dibatasi untuk meminimalisasi potensi penyebaran di lingkungan Rumah Sakit.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama RSUD 45 Dr. Deki Saifullah kepada Kompas.com Senin malam (3/7/2020). Deki menerangkan, kabar resmi adanya 19 petugas RSUD 45 Positif Covid-19 diterima pada Jumat 1 Agustus 2020. Hal itu berdasarkan surat yang dikirimkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan kepada jajaran Direksi RSUD 45.

Baca juga: 29 Nakes RSUD Wonogiri Terpapar Corona, Pemkab Tarik Dokter dan Perawat RS Swasta

"Ada delapan belas tenaga medis dan satu cleaning servis terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan pada 1 Agustus 2020. Jajaran direksi langsung menggelar rapat untuk mengambil langkah-langkah stategis, " kata Dr. Deki kepada Kompas.com.

Deki menceritakan, awalnya RSUD45 menggelar swab massal di lingkungan rumah sakit kepada sebanyak 65 orang petugas pada 25 Juli. Hasil Swab  itu langsung dibawa ke provinsi untuk dilakukan pemeriksaan. 1 Agustus 2020, hasilnya diterima bahwa ada 19 orang positif sedangkan 46 petugas lainnya negatif.

Jajaran direksi RSUD 45 langsung menggelar rapat pada 1 Agustus dan menentukan langkah-langkah strategis. Pertama, pihaknya mengevakuasi 19 petugas yang dinyatakan positif ke rumah sakit khusus penanganan Covid-19. Ke 19 petugas diisolasi dan mendapatkan penanganan Covid-19.

Baca juga: 14 Dokter Meninggal dalam Sepekan, Kenapa Banyak Nakes Terinfeksi Covid-19?

Deki menerangkan, RSUD 45 tetap melakukan pelayanan terhadap sejumlah warga yang hendak melakukan pengobatan. Namun, tiap pasien perlu memerhatikan tata cara dan prosedur protokol yang diterapkan. Hal ini harus dilakukan guna meminimalisasi potensi penyebaran Covid-19.

Hingga saat ini, Deki masih dan terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menangani penyebaran Covid-19 khusus di RSUD 45.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Regional
Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Regional
Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Regional
Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X